TY - RPRT N2 - Penelitian ini merupakan penelitian intervensi dengan pengembangan model yang merupakan model penjaringan berlapis untuk menemukan kasus baru karies pada ibu hamil, ibu meneteki, Pus dan anak Balita dengan peran serta aktif akader kesehatan di posyandu sehingga ibu hamil, ibu meneteki, Pus dapat mempersiapkan generasi bebas karies. Model ini di ujicobakan dan dikembangkan di kabupaten Pasuman mengingat penyakit karies di daerah ini relatif tinggi di jawa Timur. Model self simple diagnostik telah memberikan peningkatan hasil cakupan preventif dan promotif 100% dapat menjangkau wilayah posyandu yang jauh dari puskesmas dengan peran aktif kader sebagai tenaga penyuluh kesehatan gigi. Namun untuk cakupan kuratif yang berupa perawatan penambalan dan cabut gigi di puskesmas baru dapat meningkat sebesar 11.1% - 22% saja mengingat kendala biaya pengobatan dan transpotasi yang cukup tinggi bagi masyarakat.Pendidikan kader yang pada umumnya Tamat SD sudah cukup mampu untuk mendeteksi karies, karang gigi pengunjung posyandu dengan uji sensitifitas 93,4% dan uji spesifisitas 81.8%. Terjadi peningkatan kemampuan kognitif dan perilaku sehat gigi kader secara bermakna setelah pelatihan kesehatan gigi dengan P = 0.000 (P < 0.05). A1 - Pratiwi, Niniek L. A1 - Suparmanto, Paiman A1 - Maryani, Herti A1 - Laksmiarti, Turniani TI - PENGEMBANGAN MODEL "SELF SIMPLE DIAGNOSTIC" PELAYANAN KESEHATAN GIGI DENGAN PERAN SERTA KADER KESEHATAN DI POSYANDU (TAHAP II) AV - none PB - Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan dan Teknologi Kesehatan Y1 - 2003/// KW - dental care UR - http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/2818/ ID - bkpkkemkes2818 M1 - project_report ER -