%A Nuning Rahmawati %A Agung Endro Nugroho %A Sofa Farida %A Galuh Ratnawati %T UJI PRAKLINIK AKTIVITAS DAN TOKSISITAS RAMUAN JAMU SEFALGIA %L bkpkkemkes2982 %X Sefalgia (nyeri kepala) adalah rasa nyeri atau rasa tidak mengenakkan pada seluruh daerah kepala dengan batas bawah dari dagu sampai ke daerah belakang kepala meliputi daerah oksipital dan sebagian daerah tengkuk (Sjahrir, 2004). Prevalensi sakit kepala (termasuk migren) sebesar 8% pada pria dan 12-15% pada wanita, dimana 20% diantaranya merupakan kasus nyeri kepala diserta aura (Diener et al, 2008). Formula (adas 91 mg/200 g bb + timi 54,6 mg/200 g bb + pegagan 54,6 mg/200 g bb + seledri 36,4 mg/200 g bb + pala 36,4 mg/200 g bb) dibuat infusa (10% b/v) dan diberikan peroral dosi tunggal pada uji toksiistas akut dilanjutkan pengamatan kematian dan gejala ketoksikan selama 14 hari. Pada uji toksisitas subkronis, infusa dibuat dan diberikan per oral setiap hari selama 90 hari berturut turut. Pengambilan sampel darah via orbitalis vena mata dilakukan sebelum, saat dan sesudah perlakuan demikian juga dilakukan penimbangan berat badan hewan uji secara berkala. Sampel darah disentrifuse selanjutnya serum dipisahkan dan ditetapkan kadar SGPT, SGOT, urea dan kreatinin. In conclusion, pemberian infusa ramuan adas dalam bentuk kombinasi dengan timi, pegagan, seledri dan pala sampai dengan dosis 1365 mg/200 g bb, dinyatakan aman (practically non toxic) terhadap fungsi hepar dan ginjal tikus SD. %D 2016