%L bkpkkemkes3160 %I Balai Penelitian dan Pengembangan Pengendalian Bersumber Binatang (P2B2) Donggala %X Penyakit tular vektor masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia, termasuk di Kota Palu. Penelitan terhadap distribusi spasial diversitas nyamuk telah dilakukan di Kecamatan Mantikulore. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran sebaran nyamuk yang potensial sebagai vektor penyakit. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada 14 jenis nyamuk yang ditemukan dari genus Anopheles, Culex, dan Aedes. Nyamuk yang melimpah dan mendominansi adalah Cx. vishnui dan Cx. quinquefasciatus. Umur relatif nyamuk An. indefinitus = 10,43 hari, An. vagus = 22,47 hari, Cx. gelidus = 23,97 hari, Cx. quinquefasciatus = 11,87 hari, Cx. tritaeniorhynchus = 25,47 hari, dan Cx. vishnui = 22,47 hari. Indeks keragaman Shannon-Wiener menunjukan tingkat keragaman di Kecamatan Mantikulore tergolong sedang. Konfirmasi vektor (ELISA atau molekuler) perlu dilakukan untuk memastikan kompetensi vektorialnya. Kata kunci: diversitas, fauna, nyamuk, kandang %K diversitas, fauna, nyamuk, kandang %T Distribusi Spasial Keragaman Nyamuk di Sekitar Kandang Ternak di Kecamatan Mantikulore kota Palu (Laporan Penelitian) %D 2016 %A Malonda Maksud %A Yusran Udin %A Hasrida Mustafa %C Donggala