%A Bambang Yunianto %A Umi Widyastuti %A Achmad Syaefudin %A Elisabet Cucuk %A Sunaryo Sunaryo %A Arif Burhanudin %A Tri Ramadhani %A Damar Tri Boewono %D 2001 %K Malaria, Nyamuk, Angka Kematian Ibu, Angka Kematian Anak %I Pusat Penelitian Ekologi Kesehatan %T Laporan Kegiatan Survey Pengamatan Vektor Dan Aspek Pemberantasan Oleh Petugas UPF-PVRP Jawa Tengah Tahun Anggaran 2000/2001 (Laporan Penelitian) %X Penyakit malaria masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di Jawa Tengah, karena selain banyak menyerang usia produktif yang akan berakibat pada menurunnya produktifitas kerja, ditemukan adanya kematian karena malaria pada bayi dan anak balita akan berdampak pada Angka Kernatian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Pada tahun 2000 di Provinsi Jawa Tengah terdapat 12 Kabupaten (42%) yang mempunyai masalah malaria, dan tersebar di 42 Kecamatan. Sebagian besar dari daerah terjangkit malaria di Jawa Tengah adalah daerah pedesaan dengan kondisi geografis yang sulit, dengan penghasilan penduduk yang rendah (daerah miskin), hal ini akan berpengaruh terhadap derajat kesehatan masyarakat, serta mempersulit upaya pengendalian malaria. Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir angka kesakitan penyakit malaria di Jawa Tengah menunjukkan adanya kecenderungan meningkat yang ditunjukkan dengan peningkatan API: 0,25/1000 (1996), 0,33/1000 (1997), 0,64/1000 (1998), 1,09/1000 (1999) dan 1,79/1000 (2000). Keberagaman variasi faktor-faktor epiderniologi yang meliputi perubahan lingkungan dari waktu ke waktu, perbedaan sosial budaya, perbedaan kerentanan terhadap penyakit dan perbedaan pola kehidupan nyamuk penular yang mengakibatkan adanya perbedaan pola penularan penyakit malaria. Dengan demikian upaya pemberantasan malaria dari wilayah yang satu dengan yang lainya dimungkinkan adanya berbagai altematif, baik pendekatan maupun metode dan cara pemberantasan. %C Jakarta %L bkpkkemkes3822