TY - UNPB Y1 - 2004/// N2 - Penelitian penyakit tular vektor telah dilakukan sejak lama. Di Indonesia, pemberantasan penyakit malaria telah dilakukan sejak zaman pendudukan Belanda. Konsep pengendalian terpadu menggali beberapa cara pengendalian vektor yang dapat dilakukan dan dipadukan. Diantara upaya pengendalian yang telah diteliti dan dilaksanakan, seringkali cara pemberantasan penyakit Tular vector berhasil dan dapat dipertahankan, tapi seringkali juga, penyakit timbul kembali (reemerging). Timbullah pertanyaan mengapa ada yang berhasil, dan mengapa ada yang tidak? Pada penelitian yang telah dilakukan, cara pengendalian kadang dilakukan oleh Program Pemberantasan P2M PL. Masyarakat tidak ikut dalam upaya pengendalian. Pada beberapa penelitian masyarakat dilibatkan secara langsung. Pengalaman menunjukkan bahwa terlibatnya masyarakat sebagai pelaku, yang melakukan tindakan pengendalian merupakan suatu dorongan kearah pelestarian karena masyarakat yang sadar akan akibat penyakit Tular vektor, akan berupaya agar dapat melindungi diri. Makalah ini membahas berbagai cara pengendalian yang tidak dan yang melibatkan masyarakat. KW - Tular vektor KW - Malaria KW - DDT KW - Nyamuk KW - Anopheles KW - Insektisida N1 - Unpublished PB - Pusat Penelitian Ekologi Kesehatan AV - restricted M1 - project_report EP - 24 TI - Laporan Penelitian Peran Masyarakat Dalam Pengendalian Vektor Terpadu ID - bkpkkemkes3824 UR - http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/3824/ CY - Jakarta A1 - Nalim, Sustriayu ER -