<ctx:context-object xsi:schemaLocation="info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx http://www.openurl.info/registry/docs/info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx" timestamp="2020-05-27T08:50:45Z" xmlns:ctx="info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XML"><ctx:referent><ctx:identifier>info:oai:www.badankebijakan.kemkes.go.id:3863</ctx:identifier><ctx:metadata-by-val><ctx:format>info:ofi/fmt:xml:xsd:oai_dc</ctx:format><ctx:metadata><oai_dc:dc xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
        <dc:relation>http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/3863/</dc:relation>
        <dc:title>LAPORAN AKHIR PENELITIAN RISBINKES :&#13;
Deteksi Diarrhaegenic E. coli pada Sampel Feses Penderita Diare di Puskesmas Batulicin dan Pagatan, Kabupaten Tanah Bumbu, dengan Metode Polymerase Chain Reaction (PCR)</dc:title>
        <dc:creator>Setianingsih, Ika</dc:creator>
        <dc:creator>Andiarsa, Dicky</dc:creator>
        <dc:creator>Hariyati, Erli</dc:creator>
        <dc:subject>QW 1-300 Microbiology</dc:subject>
        <dc:description>Diarrhoegenic E. coli (DEC) merupakan salah satu agen penyebab diare yang seringkali menyebabkan outbreak disejumlah negara-negara berkembang. Kejadian Luar Biasa (KLB) diare juga sering terjadi di Indonesia. Angka kasus diare di Tanah Bumbu juga masih fluktuatif, tidak menutup kemungkinan salah satu agen penyebabnya adalah DEC, mengingat sanitasi dan PHBS masyarakat yang masih rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeteksi DEC pada sampel feses penderita diare di Puskesmas Batulicin dan Pagatan dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR). Jenis penelitian diskriptif observasional dengan desain studi potong lintang. Jumlah sampel yang berhasil terkumpul sebanyak 15. Identifikasi E.coli dilakukan dengan menumbuhkan koloni pada media selektif EMB, baru kemudian dilakukan pemeriksaan PCR dengan menggunakan 4 pasang primer untuk mendeteksi 4 strain DEC yakni EAEC, ETEC, EPEC, dan EHEC. Escherichia coli berhasil diisolasi dari semua sampel dan strain DEC ditemukan pada 3 dari 15 (20%) sampel tersebut. Satu sampel dari Puskesmas Batulicin dan Pagatan diketahui positif ETEC, sedangkan 1 sampel dari Puskesmas Pagatan lainnya ditemukan mix EAEC dan EPEC. Transmisi DEC sangat mungkin dapat terjadi di wilayah Batulicin dan Pagatan apabila sanitasi dan PHBS masyarakat setempat masih rendah, selain itu terdeteksinya DEC pada penelitian ini membuka peluang pengembangan laboratorium mikrobiologi ke arah pemeriksaan berbasis molekuler.</dc:description>
        <dc:publisher>Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Tanah Bumbu</dc:publisher>
        <dc:date>2018</dc:date>
        <dc:type>Monograph</dc:type>
        <dc:type>NonPeerReviewed</dc:type>
        <dc:format>text</dc:format>
        <dc:language>id</dc:language>
        <dc:identifier>http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/3863/1/DIARE%202018.pdf</dc:identifier>
        <dc:identifier>  Setianingsih, Ika and Andiarsa, Dicky and Hariyati, Erli  (2018) LAPORAN AKHIR PENELITIAN RISBINKES : Deteksi Diarrhaegenic E. coli pada Sampel Feses Penderita Diare di Puskesmas Batulicin dan Pagatan, Kabupaten Tanah Bumbu, dengan Metode Polymerase Chain Reaction (PCR).  Project Report. Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Tanah Bumbu, Tanah Bumbu Kalimantan Selatan.     </dc:identifier></oai_dc:dc></ctx:metadata></ctx:metadata-by-val></ctx:referent></ctx:context-object>