<ctx:context-object xsi:schemaLocation="info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx http://www.openurl.info/registry/docs/info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx" timestamp="2020-12-07T07:10:29Z" xmlns:ctx="info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XML"><ctx:referent><ctx:identifier>info:oai:www.badankebijakan.kemkes.go.id:3910</ctx:identifier><ctx:metadata-by-val><ctx:format>info:ofi/fmt:xml:xsd:oai_dc</ctx:format><ctx:metadata><oai_dc:dc xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
        <dc:relation>http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/3910/</dc:relation>
        <dc:title>Studi Penggunaan Jamu oleh Masyarakat untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Selama Wabah Covid-19 (Laporan Penelitian)</dc:title>
        <dc:creator>Mustofa, Fanie Indrian</dc:creator>
        <dc:subject>QV 701-835 Pharmacy and Pharmaceutics</dc:subject>
        <dc:description>Mayoritas tingkat pengetahuan, sikap, dan praktik masyarakat terkait penggunaan jamu tergolong sedang. Bahan jamu yang masyarakat digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh adalah jahe (81,32%), kunyit (68,52%), serai (62,77%), temulawak (48,93%), kayu manis (42,02%) dan lain-lain (22,04%).  Bentuk sediaan jamu yang dikonsumsi umumnya berupa buatan/racikan sendiri (40,85%), jamu kemasan bermerk (18,75%), jamu gendong/keliling (17,84%), jamu dari pengobat tradisional (5,43%), jamu dari tenaga kesehatan (4,01%).</dc:description>
        <dc:publisher>Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional Tawangmangu</dc:publisher>
        <dc:date>2020</dc:date>
        <dc:type>Monograph</dc:type>
        <dc:type>NonPeerReviewed</dc:type>
        <dc:identifier>  Mustofa, Fanie Indrian  (2020) Studi Penggunaan Jamu oleh Masyarakat untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Selama Wabah Covid-19 (Laporan Penelitian).  Project Report. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional Tawangmangu, Tawangmangu.    (Unpublished)  </dc:identifier></oai_dc:dc></ctx:metadata></ctx:metadata-by-val></ctx:referent></ctx:context-object>