<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Penelitian Keamanan dan Khasiat Obat Tradisional Yang Resmi Beredar Tahun 1981/1982 (Laporan Akhir)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given"></mods:namePart><mods:namePart type="family">Pusat Penelitian dan Pembangan Farmasi</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Jamu Hamil Muda, Jamu Terlambat Bulan, Jamu Encok Rematik dari Suatu pabrik jamu telah diteliti daya racun serta khasiatnya pada hewan percobaan. &#13;
Ketiga jamu  pada mencit dengan cara Carrol S.Weil (1952)  dan digolongkan berdasarkan penggolongan Gleason cs (1969)  termasuk bahan yang "Practically Non Toxic". Jamu Hamil Muda dan Jamu Terlambat Bulan dengan percobaan subkronik tidak dapat dikatakan mempunyai pengaruh negatif terhadap tikus putih. &#13;
Jamu Hamil Muda mungkin berbahaya korena dapat menyebabkan abortus poda mencit dan mungkin disebabknn sifat oksitoksik jamu  tersebut. Percobann ini dilakukan dengan dosis yang ekivolen dengan dosis pada manusia. &#13;
Disarankan untuk lebih berhati-hati menggunaknn jamu yang ada hubungan dengan kehamilan, pengatur haid khususnyo bila mengandung komponen yang telah terbukti bersifat oksitoksik. Secara akademis dapat disarankan untuk mencari zat dalam komponen jamu  diatas yang mempunyai sifat oksitoksik atau abortif.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">QV 701-835 Pharmacy and Pharmaceutics</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">1982</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Pusat Penelitian dan Pengembangan Farmasi</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Monograph</mods:genre></mods:mods>