%0 Report %9 Project Report %A Kadarwati, Umi %A Gitawati, Retno %A Syamsuhidayat, Sri Sugati %A Wijaya, Ellen %A Yatim, Sofyan %C Jakarta %D 1984 %F bkpkkemkes:4001 %I Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan %K Kandungan Raksa, Kosmetika, Krim Pemutih Kulit %T Penelitian Kandungan Raksa Dalam Rambut Pemakai Kosmetika Krim Pemutih Kulit 1983/1984 %U http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4001/ %X Kandungan raksa (Hg; merkuri) dalam tubuh manusia akhir-akhir ini banyak diteliti o1eh para ahli terdasarkan adanya pencemaran logam terat di perairan Teluk Jakarta. Salah satu dari hasil penelitian tersebut mengungkapkan kemungkinan kosmetika sebagai sa1ah satu sumber raksa yang dapat ikut meningkatkan kadar raksa dalam rambut pemakainya; sedangkan diketahui bahwa kadar raksa dalam rambut dapat digunakan sebagai indikator resiko keracunan pada manusia. Kosmetika yang mengandung senyawa raksa pada umumnya terdapat dalam jenis "Krim Pemutih Ku1it" yang sebenarnya dimaksudkan untuk menghilangkan noda atau bercak cok1at kehitaman pada kulit/hiperpigmentasi. Pada kenyataannya krim tersebut telah digunakan pula untuk dasar bedak ("Foundation Croan"), dan bahkan digunakan pula sebagai krim malam ("Night Cream"), sehingga penggunaannyapun menjadi semakin intensif baik dalam jumlah maupun jangka waktunya. Dengan demikian pemakaian krim pemutih kulit yang mengandung senyawa raksa akan menyebabkan peningkatan kadar raksa pada rambut pemakainya. Semakin besar jumlah dan lama pemakaian krim pemutih diduga akan semakin meningkatkan kadar raksa dalam rambut. Pada tahun anggaran 1983/1984 Pusat Pene1itian dan Pengembangan Farmasi te1ah melakukan penelitian kandungan raksa dalam rambut pemakai krim pemutih kulit dengan bekerja sama dengan Badan Tenaga Atom Nasional.