%0 Report %9 Project Report %A Hutapea, Johnny Ria %A Sutjipto, Sutjipto %A Purba, Anny Victor %C Jakarta %D 1985 %F bkpkkemkes:4010 %I Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan %K herba timi, kultivasi, Thymus Vulgaris L., tanaman obat, obat tradisional %T Laporan Penelitian Beberapa Perlakuan Kultivasi Thymus Vulgaris L. 1984/1985 %U http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4010/ %X Herba Timi merupakan bahan yang banyak digunakan baik dalam ramuan obat tradisional maupun sebagai obat olaban medik farmasi. Kebutuhan herba Timi dalam negeri masih dipenuhi import, walaupun dibeberapa daerah di Indonesia tanaman 1n1 dapat dijumpai. Hal ini disebabkan karen& belum dapet diperoleh herba Tim1 yang baik kualitasnya. Sejalan dengan kebijaksanaan pemerintah dalam usaha swasembada bahan baku obat agar dapat mandiri dibidang bahan balal obat dengan pembudiyaaan dan lestarian sumber bahan baku obat, mengingat sampai saat 1ni belum diketahui budidaya tepat guna dar1 tanaman Thymus vulgaris L maka dilakukan penelitian kultivasi dengan meneraplam teknik budidaya. Penelitian dilakukan pada ketinggian 1.700 m dpal d1 lahan kebun Balai Penelitian Tanaman Obat Tawangmangu dan menggunaka disain Split-Split plot dengan 2 masa tanam, 3 perlakuan panen dan 3 variasi dosis pupuk N. Dari penelitian yang dilakukan ternyata :waktu tanam, cara panen, dosis Urea yang diterapkan mempengaetahui baik terhadap produksi basil panen herba Timi, kadar minyak menguap maupun kadar zat aktifnya. Produksi hasil panen herba Timi yang tinggi diperoleh dari tanaman yang dipupuk dengan Urea dengan dosis 6 gram/tanaman, sedang kadar minyak yang tinggi diperoleh dari tanaman yang di tanam pada waktu mulai musim penghujan dan dipupuk dengan Urea dengan dosis 12 gram/tananaman dan dipanen pada waktu tanaman berbunga. Kadar Timol yang paling tinggi umumnya didapat dari tanaman yang tanpa dipupuk dengan Urea.