<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Laporan Penelitian Toksisitas Akut (LD-50) Dan Toksisitas Sub Kronik Beberapa Tanaman Obat 1985-1986</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Bambang</mods:namePart><mods:namePart type="family">Wahjoedi</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Telah dilakukan percobaan toksisitas akut (LD-50), 5 macam &#13;
tanaman obat yang diperoleh dari Jakarta dengan menggunakan cara Weil C.S. (1952). Ke-5 tanaman obat tersebut adalah rimpang Alpinia galanga Sw, daun Cassia siamea Lamk, bunga Michelia Alba Linn, daun Persea gratissima Gaertn, dan rimpang Zingiber americana Bl.&#13;
 &#13;
Hasilnya : berdasarkan penggolongan Gleason, M.N. (1964), ke-5 tanaman obat di atas, termasuk golongan Practically Non Toxic (PNT).&#13;
 &#13;
Selain itu dilakukan juga percobaan toksisitas subkronik terhadap Momordica charantia Linn pada tikus putih, menurut cara yang biasa dilakukan dilaboratorium farmakologi eksperimen, Puslitbang Farmasi, Badan Litbangkes Jakarta.&#13;
 &#13;
Hasilnya : sampai dengan 2 bulan pemberian bahan terus-menerus setiap hari, bahan yang diteliti sampai dengan dosis 200 mg/ 100 g b.b, tidak menimbulkan efek toksik pada tikus percobaan.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">QV 701-835 Pharmacy and Pharmaceutics</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">1986</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Pusat Penelitian dan Pengembangan Farmasi</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Monograph</mods:genre></mods:mods>