%C Jakarta %D 1991 %T Laporan Penelitian Eksploratif Sistem Informasi Obat Tradisional dan Bahan Baku Obat Tradisional 1990/1991 %A Bambang Wahjoedi %K Obat tradisional, Bahan baku obat tradisional %X Sampai saat ini telah ada beberapa sistem informasi tentang obat tradisional dan bahan baku obat mengkhususkan dalam hal-hal tertentu, misal belum ada yang menangani segi ekonomis, tradisional yang penelitian. Tetapi khususnya untuk mengetahui jenis, mutu dan jumlah obat tradisional dan bahan baku obat tradisional. Walaupun terdapat banyak institusi menangani hal tersebut namun demikian belum ada komunikasi yang terkoordinir sehingga satu sama lain tidak mengetahui jenis data-data yang terkumpulkan. Agar tujuan tersebut dapat tercapai, perlu dilakukan penelitian eksploratif sistem informasi obat tradisional dan bahan baku obat tradisional. Penelitian dilaksanakan dengan beberapa cara yaitu survei menggunakan kuesioner melalui pos pada sejumlah perusahaan obat tradisional, kunjungan ke instansi-instansi terkait baik pemerintah dan non pemerintah di Jakarta, Bogor, Bandung, Jogya, Solo, Semarang dan Surabaya dan yang terakhir dengan pertemuan pembahasan konsep sistem jaringan informasi yang dihadiri oleh sejumlah instansi-instansi tersebut di atas. Hasil penelitian dapat diungkapkan sebagai berikut: 1. Masih banyak masalah yang perlu dipecahkan mengenai obat tradisional dan bahan baku obat tradisional, terutama mengenai jenis, mutu dan jumlah. 2. Informasi mengenai obat tradisional dan bahan baku obat tradisional sangat dibutuhkan, terutama mengenai jenis, mutu dan jumlah. 3. Dianggap perlu dan disetujui pembentukan suatu Sistem Jaringan Informasi Obat Tradisional dan Bahan Baku Obat Tradisional secara nasional. 4. Telah disetujui dan disepakati bersama bahwa Ditwas. Obat Tradisional Dit.Jen.POM Dep.Kes.RI, akan bertindak sebagai Koordinator dan Pusat Sistem Jaringan Informasi tersebut diatas dan Puslitbang Farmasi akan membantu dalam pelaksanaan. %I Pusat Penelitian dan Pengembangan Farmasi %L bkpkkemkes4039