<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Laporan Penelitian Kandungan Timbal (Pb) Dalam Daaun Teh (Camelia Sinensis) Akibat Pencemaran Udara Dari Asap Kendaraan di Daerah Puncak 1986/1987</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Ani</mods:namePart><mods:namePart type="family">Isnawati</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Janahar</mods:namePart><mods:namePart type="family">Murad</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian kandungan timool  (Pb)  dalam daun teh  (Camellia  sinensis) akibat pencemaran udara dari asap kendaraan bermotor di daerah Puncak, Jawa  Barat. &#13;
&#13;
Penetapan kadar timbal  dilakukan dengan menggunakan alat Spektrofotometer Serapan Atom. Percobaan meliputi pemeriksaan pendahuluan yang mencakup penentuan sensitivitas alat, ketelitian alat, kurva kalibrasi, dan perolehan kembali  (Recovery). &#13;
&#13;
Penetapan kadar dilakukan pada daun teh muda yang diambil dari tepi jalan raya  dengan jarak 0 m, 50 m, 100m, 150m, 200m, 250m, 300m, serta pemeriksaan teh hasil olahan pabrik dan pemeriksaan kontrol yang diambi1 dari Perkebunan BPTK Gambung. &#13;
&#13;
Hasil percobaan didapat sensitivitas = 0,29 bpj, ketel itian alat = 99,09%,  persamaan garis Regresi y  = 3,65236 x 10 pangkat-3 + 0,04678 x dan perolehan kembali  didapat sebesar 91,75%. Pada pemeriksaan daun teh muda dapat diketahui bahwa tingkat pencemaran timbal  cenderung dipengaruhi oleh lokasi  penanaman teh, yang berarti makin jauh dari jalan raya makin kecil pencemarannya. &#13;
&#13;
Kandungan timbal  dalam daun teh paling tinggi  terdapat pada daun teh yang diambil pada jarak 0 m = 0,52 bpj dan yang paling rendah didapat pada jarak 300m = 0,17 bpj dan teh hasil olahan pabrik kadar timtal  diperoleh = 0,26 bpj. Berdasarkan hasil penelitian ini kandungan timbal yang ditemukan pada daun teh lebih rendah dari kadar timbal yang ditetapkan sebagai nilai ambang  dari beberapa negara konsumen, seperti Kanada menetapkan am bang  Pb sebesar 10 bpj, Singapura 10 bpj, Malaysia 2 cpj, Australia 1,5 bpj, Spanyol 5 bpj, United Kingdom 5 bpj.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">WA 670-847 Sanitation. Environmental Control</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">1987</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Pusat Penelitian dan Pengembangan Farmasi</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Monograph</mods:genre></mods:mods>