<ctx:context-object xsi:schemaLocation="info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx http://www.openurl.info/registry/docs/info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx" timestamp="2025-07-13T20:24:22Z" xmlns:ctx="info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XML"><ctx:referent><ctx:identifier>info:oai:www.badankebijakan.kemkes.go.id:4054</ctx:identifier><ctx:metadata-by-val><ctx:format>info:ofi/fmt:xml:xsd:oai_dc</ctx:format><ctx:metadata><oai_dc:dc xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
        <dc:relation>http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4054/</dc:relation>
        <dc:title>Laporan Akhir Penelitian Sistem Monitoring Efek Negatif Penggunaan Alat Kesehatan</dc:title>
        <dc:creator>Murad, Janahar</dc:creator>
        <dc:subject>WX 150-190 Hospital Administration and Health Facility Administration</dc:subject>
        <dc:description>Penggunaan alat kesehatan dapat menimbulkan hal-hal yang merugikan kesehatan. Problem kesehatan ini mungkin disebabkan karena kesalahan pada alat sendiri seperti label. Petunjuk penggunaan yang kurang lengkap atau kesalahan disain alat tersebut, dapat juga terjadi karena kesalahan pengguna.&#13;
Problem yang timbul perlu dipantau dengan suatu sistem pemantauan yang memadai. Hasil Pemantauan perlu disebar dievaluasi dan tindak lanjut agar kejadian yang sama tidak terulang lagi. Untuk itu telah dilakukan suatu penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan suatu sistem pemantauan problem alat kesehatan.&#13;
Pada tahap I ini dilakukan inventarisasi alat kesehatan yang digunakan di 5 rumah sakit (RS) pemerintah yaitu RSCM, RSHE, RS Dr. Karyadi, RS Dr. Sutomo, dan RS Sanglah. Selain itu juga dicari data tentang alat kesehatan yang pernah menimbulkan problem pada masing-masing Unit Pelaksana Fungsional (UPF) di RS Bersangkutn. Untuk mendapatkan masukan tentang sistem pemantauan problem alat kesehatan dilakukan wawancara atau diskusi dengan kepala UPF atau staf yang ditunjuk di masing-masing rumah sakit.&#13;
Dari survei diperoleh daftar alat kesehatan yang terdapat pada 5 RS di atas (hasil komplikasi) yaitu UPF Mata 35 jenis, UPF telinga hidung tenggorokan 17 Jenis, UPF Gigi 20 Jenis, UPF Kebidanan dan Penyakit kandungan (Ob-Gyn) 36 jenis, UPF Neorologi 11 Jenis , UPF Kardiologi 87 Jenis, UPF Gastroenterologi-Urologi 22 jenis, UPF Kardiologi 32 jenis, UPF Anestesi 75 jenis, UPF Physical Medicine 29  jenis, UPF Laboratorium 105 jenis, UPF Orthopedi  16  jenis,  alat kesehatan umum di RS 20 jenis. &#13;
Efek  negatif  yang  pernah dialami di RS antara  lain  dari  UPF Telinga Hidung Tenggorokan, UPF Kebidanan dan Penyakit Kandungan, UPF Kardiologi, UPF Gastrourologi, UPF  Anestesi dan UPF  Physical Medicine. &#13;
Dari hasil  wawancara  dan diskusi telah  disusun  suatu  sistem pelaporan problem alat kesehatan berikut mekanisme pelaporannya. Sistem pelaporan ini akan diuji coba pada tahap II.</dc:description>
        <dc:publisher>Pusat Penelitian dan Pengembangan Farmasi</dc:publisher>
        <dc:date>1991</dc:date>
        <dc:type>Monograph</dc:type>
        <dc:type>NonPeerReviewed</dc:type>
        <dc:format>text</dc:format>
        <dc:language>id</dc:language>
        <dc:identifier>http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4054/1/Laporan%20Akhir%20Penelitian%20Sistem%20Monitoring%20Efek%20Negatif%20Pengguna%20Alat%20Kesehatan.pdf</dc:identifier>
        <dc:identifier>  Murad, Janahar  (1991) Laporan Akhir Penelitian Sistem Monitoring Efek Negatif Penggunaan Alat Kesehatan.  Project Report. Pusat Penelitian dan Pengembangan Farmasi, Jakarta.    (Unpublished)  </dc:identifier></oai_dc:dc></ctx:metadata></ctx:metadata-by-val></ctx:referent></ctx:context-object>