TY - UNPB TI - Laporan Uji Toksisitas dan Uji Klinis Pendahuluan Ekstrak Daun Jambu Mete Untuk Obat Anti Hipertensi EP - 28 M1 - project_report AV - restricted A1 - Pusat Penelitian dan Pengembangan Farmasi, - CY - Jakarta UR - http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4063/ ID - bkpkkemkes4063 N2 - Telah dilakukan pemeriksaan toksikologik (Tosisitas akut dan subkronis) sai air daun jamu mete (Anacardium occidentale L.) pada tikus Ratus-ratus jantan dan betina galus Wistar. Pemeriksaan toksisitas akut dikerjakan secara oral dengan cara yang dianjurkan oleh Weil (1952), Turner (1965), Miya et al. (1973) dan WHO (1975) dengan pringkat dosis perlakuan dan satu peringkat dosis kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampai dosis tertinggi yang secara teknis dapat diberikan sari air daun jambu mete kadar maksimal (20%) tidak menyebabkan gejala keracunan dan harga LD-50 infus tidak dapat ditemukan. Pemeriksaan toksisitas subkronis dikerjakan mengikuti cara yang disarankan Laurence& Bocharach (1964), Loomis (1974) dan WHO (1975). Dosis iberikan dalam peringkat yaitu sama dengan dosis tertinggi yang dapapt diberikan. 1/2 dan 1/4 dosis tersebut secara oral sekali sehari selama 90 hari berturut-turut. Pengamatan dilkukan terhadap gejala keracunan, perubahan berat badan, masukan makan dan minum, jumlah kencing, pemeriksaan hematologik dan makroskopik serta mikroskopik terhadap organ penting. Haslnyamenunjukkan bahwa sari aiar daun jambu mete konsentrasi maksimal (20%) samapai dosis 50 ml/kg Bb yang diberikan tiap hari selama 90 hari berturut-turut tidak menyebabkan perubahan toksis pada tikus Y1 - 1993/// PB - Pusat Penelitian dan Pengembangan Farmasi N1 - Unpublished KW - daun jambu mete; antihipertensi ER -