<ctx:context-object xsi:schemaLocation="info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx http://www.openurl.info/registry/docs/info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx" timestamp="2025-07-13T22:08:22Z" xmlns:ctx="info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XML"><ctx:referent><ctx:identifier>info:oai:www.badankebijakan.kemkes.go.id:4086</ctx:identifier><ctx:metadata-by-val><ctx:format>info:ofi/fmt:xml:xsd:oai_dc</ctx:format><ctx:metadata><oai_dc:dc xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
        <dc:relation>http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4086/</dc:relation>
        <dc:title>Laporan Penelitian Ketersediaan dan Penyebaran Salah Satu Tanaman Beracun di Beberapa Daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur</dc:title>
        <dc:creator>Hutapea, Johnny Ria</dc:creator>
        <dc:creator>Widiyastuti, Yuli</dc:creator>
        <dc:subject>QV 701-835 Pharmacy and Pharmaceutics</dc:subject>
        <dc:description>Telah dilakukan penelitian ketersediaan dan penyeba­ran salah satu tanaman beracun di beberapa daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur, melalui survei maping meliputi 3 kabupaten : di Jawa Timur yaitu Pacitan, Ponorogo dan Madiun dan 1 kabupaten di Jawa Tengah yaitu Wonogiri. Ke-4 wilayah tersebut merupakan daerah yang dinyatakan sebagai sentra penghasil tumbuhan dan bahan Rauvolfia serpentina.&#13;
Rauvolfia serpentina Benth. merupakan salah satu tumbuhan obat yang akarnya digunakan sebagai obat antihipertensi. Akarnya disebutkan mengandung alkaloida sejenis reserpine tidak kurang dari 0,15% dan termasuk ke dalam kategori obat keras.&#13;
Dari hasil survei maping yang dilakukan yang dimulai dari bulan April 1994 s/d Oktober 1994, dapat diketahui bahwa ternyata tingkat penyebaran dan densitas tumbuhan Rauvolfia serpentinya di 3 wilayah di propinsi Jawa Timur yang disurvei rendah, sehingga tidak. tepat jika dikatakan sebagai daerah sentra penghasil yaitu Pacitan, Ponorogo dan Madiun, sedang Wonogiri menurut hasil pengamatan dan analisis vegetasi ternyata menunjukkan angka kerapatan dan kedapatan yang tinggi sehingga masih tepat jika disebut sebagai daerah sentra penghasil pule pandak.</dc:description>
        <dc:publisher>Pusat  Penelitian dan Pengembangan Farmasi</dc:publisher>
        <dc:date>1995</dc:date>
        <dc:type>Monograph</dc:type>
        <dc:type>NonPeerReviewed</dc:type>
        <dc:format>text</dc:format>
        <dc:language>id</dc:language>
        <dc:identifier>http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4086/1/Laporan%20Penelitian%20Ketersediaan%20dan%20Penyebaran%20Salah%20Satu%20Tanaman%20Beracun%20Di%20Beberapa%20Daerah%20Di%20Jawa%20Tengah%20dan%20Jawa%20Timur.pdf</dc:identifier>
        <dc:identifier>  Hutapea, Johnny Ria and Widiyastuti, Yuli  (1995) Laporan Penelitian Ketersediaan dan Penyebaran Salah Satu Tanaman Beracun di Beberapa Daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.  Project Report. Pusat Penelitian dan Pengembangan Farmasi, Jakarta.    (Unpublished)  </dc:identifier></oai_dc:dc></ctx:metadata></ctx:metadata-by-val></ctx:referent></ctx:context-object>