<ctx:context-object xsi:schemaLocation="info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx http://www.openurl.info/registry/docs/info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx" timestamp="2025-07-13T22:00:18Z" xmlns:ctx="info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XML"><ctx:referent><ctx:identifier>info:oai:www.badankebijakan.kemkes.go.id:4087</ctx:identifier><ctx:metadata-by-val><ctx:format>info:ofi/fmt:xml:xsd:oai_dc</ctx:format><ctx:metadata><oai_dc:dc xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
        <dc:relation>http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4087/</dc:relation>
        <dc:title>Laporan Penelitian Pengeringan Tiga Bahan Tanaman Obat Yang Mengandung Minyak Atsiri</dc:title>
        <dc:creator>Sutjipto, Sutjipto</dc:creator>
        <dc:subject>QV 701-835 Pharmacy and Pharmaceutics</dc:subject>
        <dc:description>Pengeringan merupakan salah satu penanganan pasca panen yang sangat penting. Pengeringan dengan sinar matahari merupakan salah satu cara pengeringan yang praktis dan eko­nomis, namun untuk bahan-bahan yang me ngandung minyak atsiri bila dikeringkan dengan sinar matahari dapat rusak dan bahan­-bahan tersebut biasanya di keringkan dengan diangin-anginkan. Pengeringnan suatu bahan dengan jalan diangin-anginkan juga mengandung resiko karena ada bahan-bahan tertentu bila di­ keringkan dengan diangin-anginkan itu belum sampai kering sudah rusak (busuk atau ada yang menjamur).&#13;
Sehubungan dengan itu dilakukan penelitian pengeringan terhadap bahan-bahan yang mengandung minyak atsiri dengan menggunakan pengeringan secara diangin-anginkan, pengeringan dengan sinar matahari, pengeringan dengan oven suhu 30°C dan suhu 40°C. Bahan yang sudah kering diamati kadar air, kadar minyak, komponen minyak ( secara KLT) , BD, index bias dan rotasi jenisnya. Pada penelitian ini yang diteliti adalah daun Mentha piperita L., daun Ocimum sanctum L . dan akar Andropogon zizanioides (L. ) Urb .&#13;
Dari penelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa bahan-bahan yang dikeringkan dengan berbagai cara pengeringan berbeda, kadar air, kadar minyak, komponen, index bias dan rotasi jenisnya berbeda pula .&#13;
Minyak yang dihasilkan bila index bias dan rotasi jenis­nya dibandingkan dengan yang ada pada pustaka ternyata berbeda, hal tersebut kemungkina n disebabkan oleh perbedaan cara pengambilan minyak atsirinya atau mungkin disebabkan karena perbedaan tanaman wa ktu dipanen dan mungkin pula disebabkan oleh pengeringan bahan asal minyaknya.</dc:description>
        <dc:publisher>Balai Penelitian Tanaman Obat Tawangmangu</dc:publisher>
        <dc:date>1995</dc:date>
        <dc:type>Monograph</dc:type>
        <dc:type>NonPeerReviewed</dc:type>
        <dc:format>text</dc:format>
        <dc:language>id</dc:language>
        <dc:identifier>http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4087/1/Laporan%20Penelitan%20Pengeringan%20Tiga%20Bahan%20Tanaman%20%20Obat%20Yang%20Mengandung%20%20Minyak%20Atsisri.pdf</dc:identifier>
        <dc:identifier>  Sutjipto, Sutjipto  (1995) Laporan Penelitian Pengeringan Tiga Bahan Tanaman Obat Yang Mengandung Minyak Atsiri.  Project Report. Balai Penelitian Tanaman Obat Tawangmangu, Jakarta.    (Unpublished)  </dc:identifier></oai_dc:dc></ctx:metadata></ctx:metadata-by-val></ctx:referent></ctx:context-object>