%L bkpkkemkes4087 %C Jakarta %D 1995 %K tanaman obat, minyak atsiri %I Balai Penelitian Tanaman Obat Tawangmangu %T Laporan Penelitian Pengeringan Tiga Bahan Tanaman Obat Yang Mengandung Minyak Atsiri %X Pengeringan merupakan salah satu penanganan pasca panen yang sangat penting. Pengeringan dengan sinar matahari merupakan salah satu cara pengeringan yang praktis dan eko­nomis, namun untuk bahan-bahan yang me ngandung minyak atsiri bila dikeringkan dengan sinar matahari dapat rusak dan bahan­-bahan tersebut biasanya di keringkan dengan diangin-anginkan. Pengeringnan suatu bahan dengan jalan diangin-anginkan juga mengandung resiko karena ada bahan-bahan tertentu bila di­ keringkan dengan diangin-anginkan itu belum sampai kering sudah rusak (busuk atau ada yang menjamur). Sehubungan dengan itu dilakukan penelitian pengeringan terhadap bahan-bahan yang mengandung minyak atsiri dengan menggunakan pengeringan secara diangin-anginkan, pengeringan dengan sinar matahari, pengeringan dengan oven suhu 30°C dan suhu 40°C. Bahan yang sudah kering diamati kadar air, kadar minyak, komponen minyak ( secara KLT) , BD, index bias dan rotasi jenisnya. Pada penelitian ini yang diteliti adalah daun Mentha piperita L., daun Ocimum sanctum L . dan akar Andropogon zizanioides (L. ) Urb . Dari penelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa bahan-bahan yang dikeringkan dengan berbagai cara pengeringan berbeda, kadar air, kadar minyak, komponen, index bias dan rotasi jenisnya berbeda pula . Minyak yang dihasilkan bila index bias dan rotasi jenis­nya dibandingkan dengan yang ada pada pustaka ternyata berbeda, hal tersebut kemungkina n disebabkan oleh perbedaan cara pengambilan minyak atsirinya atau mungkin disebabkan karena perbedaan tanaman wa ktu dipanen dan mungkin pula disebabkan oleh pengeringan bahan asal minyaknya. %A Sutjipto Sutjipto