<ctx:context-object xsi:schemaLocation="info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx http://www.openurl.info/registry/docs/info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx" timestamp="2026-01-23T02:38:21Z" xmlns:ctx="info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XML"><ctx:referent><ctx:identifier>info:oai:www.badankebijakan.kemkes.go.id:4146</ctx:identifier><ctx:metadata-by-val><ctx:format>info:ofi/fmt:xml:xsd:oai_dc</ctx:format><ctx:metadata><oai_dc:dc xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
        <dc:relation>http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4146/</dc:relation>
        <dc:title>Laporan Penelitian Konservasi Tumbuhan Obat Langka</dc:title>
        <dc:creator>Widiyastuti, Yuli</dc:creator>
        <dc:subject>QV 701-835 Pharmacy and Pharmaceutics</dc:subject>
        <dc:description>Telah dilakukan penelitian konservasi tumbuhan obat langka yang digunakan sebagai bahan baku industri obat tradisional dan be!um dibudidayakan, melalui&#13;
pengadaan bibitnya sebagai bahan budidaya untuk pelestarian se&lt;:ara ex situ. &#13;
Mengingat jenis-jenis tanaman obat yang banyak digunakan sebagai bahan baku industri jamu maupun untuk obat tradisional yang langsung dimanfaatkan oleh&#13;
masyarakat cukup banyak dan sampai saat ini belum dibudidayakan, maka perlu segera ditangani pelestarian pemanfaatannya. Disebutkan terdapat lebih kurang 63 spesies, tanaman obat yang mendapat prioritas pelestarian&#13;
pemanfaatannya sehubungan dengan status kelangkaan serta jumlah penggunaan oleh masyarakat dan industri. Sehubungan dengan itu, dalam rangka mengantisipasi peningkatan konsumsi bahan tanaman obat tersebut dan&#13;
juga untuk menjamin kontinuitas suplai dilakukan penehhan konservasi  tanaman obat lanjutan.&#13;
Dalam penelihan konservasi lanjutan ini diperoleh 15 spesies tanarnan obat yang  berdasarkan jurnlah penggunaan dan status kelangkaannya perlu segera&#13;
ditangani pelestariannya melalui usaha budidaya. Selanjutnya dari 15 spesies tanaman obat tersebut telah berhasil diadaptasikan di BPTO Tawangmangu serta dapat dikembangkan bibitnya sebagai bahan budidaya untuk pelestarian.</dc:description>
        <dc:publisher>Pusat  Penelitian dan Pengembangan Farmasi</dc:publisher>
        <dc:date>1998</dc:date>
        <dc:type>Monograph</dc:type>
        <dc:type>NonPeerReviewed</dc:type>
        <dc:format>text</dc:format>
        <dc:language>id</dc:language>
        <dc:identifier>http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4146/1/Laporan%20Penelitian%20Konservasi%20Tumbuhan%20Obat%20Langka.pdf</dc:identifier>
        <dc:identifier>  Widiyastuti, Yuli  (1998) Laporan Penelitian Konservasi Tumbuhan Obat Langka.  Project Report. Pusat Penelitian dan Pengembangan Farmasi, Jakarta.    (Unpublished)  </dc:identifier></oai_dc:dc></ctx:metadata></ctx:metadata-by-val></ctx:referent></ctx:context-object>