<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Laporan Penelitin Pembuatan Sediaan Ektrak Dari Tanaman Obat (Lanjutan)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Slamet</mods:namePart><mods:namePart type="family">Wahyono</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Telah dilakukan penelitian Pembuatan Sediaan Ekstrak Dari Tanaman Obat (merupakan penelitian lanjutan dari tahun 1996/1997). Penelitian ini dilakukan mengingat&#13;
penggunaan obat tradisional terutama yang dikemas dalam bentuk kapsul maupun tablet semakin berkembang pesat pada akhir -akhir ini. Dengan perkembangan tersebut maka&#13;
pengetahuan atau cara pembuatan ekstrak menjadi semakin penting karena untuk membuat kapsul ataupun tablet obat tradisional sebaiknya menggunakan bahan dalam bentuk&#13;
ekstrak.&#13;
Penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium dengan cara membuat ekstrak secara sokhletasi dan perkolasi sebanyak sepuluh simplisia tanaman obat,&#13;
menggunakan penyari etanol dengan lima variasi konsentrasi masing-rn.asing adalah 30, 40, 50, 60 dan 70 %. Ekstrak yang diperoleh dianalisa kandtingan golongan kimia secara spot tes dan KL T serta kadar ekstrak totalnya, sepuluh simpliasia tersebut adalah :&#13;
1. Psidium guajava (folium)&#13;
2. Murraya paniculatum (folium)&#13;
3. Mirabilisjalapa (radix)&#13;
4. Leucaena glauca (fiuctus)&#13;
5. Curcuma aerugnosa (rizome)&#13;
6. Gynura procumben (folium)&#13;
7. Blumeabalsamifera (folium)&#13;
8. Graptophyllum pictum (folium)&#13;
9. Phyllanthus nirruri (herba)&#13;
10. Momordica charantia (fiuctus) &#13;
Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa untuk membuat ekstrak dari  tanaman obat perlu diperhatikan cairan penyari dan konsentrasinya, karena akan&#13;
berpengaruh terhadap iqldar ekstrak total yang diperoleh serta kandungan kimia yang ikut tersari kedalam ekstrak, akibatnya kegunaan ekstrak tersebut untuk pengobatan akan&#13;
terpengaruh pula.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">QV 701-835 Pharmacy and Pharmaceutics</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">1998</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Pusat  Penelitian dan Pengembangan Farmasi</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Monograph</mods:genre></mods:mods>