TY - UNPB ID - bkpkkemkes4147 CY - Jakarta A1 - Wahyono, Slamet UR - http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4147/ M1 - project_report AV - restricted TI - Laporan Penelitin Pembuatan Sediaan Ektrak Dari Tanaman Obat (Lanjutan) EP - 15 PB - Pusat Penelitian dan Pengembangan Farmasi N1 - Unpublished KW - Tanaman Obat Y1 - 1998/// N2 - Telah dilakukan penelitian Pembuatan Sediaan Ekstrak Dari Tanaman Obat (merupakan penelitian lanjutan dari tahun 1996/1997). Penelitian ini dilakukan mengingat penggunaan obat tradisional terutama yang dikemas dalam bentuk kapsul maupun tablet semakin berkembang pesat pada akhir -akhir ini. Dengan perkembangan tersebut maka pengetahuan atau cara pembuatan ekstrak menjadi semakin penting karena untuk membuat kapsul ataupun tablet obat tradisional sebaiknya menggunakan bahan dalam bentuk ekstrak. Penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium dengan cara membuat ekstrak secara sokhletasi dan perkolasi sebanyak sepuluh simplisia tanaman obat, menggunakan penyari etanol dengan lima variasi konsentrasi masing-rn.asing adalah 30, 40, 50, 60 dan 70 %. Ekstrak yang diperoleh dianalisa kandtingan golongan kimia secara spot tes dan KL T serta kadar ekstrak totalnya, sepuluh simpliasia tersebut adalah : 1. Psidium guajava (folium) 2. Murraya paniculatum (folium) 3. Mirabilisjalapa (radix) 4. Leucaena glauca (fiuctus) 5. Curcuma aerugnosa (rizome) 6. Gynura procumben (folium) 7. Blumeabalsamifera (folium) 8. Graptophyllum pictum (folium) 9. Phyllanthus nirruri (herba) 10. Momordica charantia (fiuctus) Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa untuk membuat ekstrak dari tanaman obat perlu diperhatikan cairan penyari dan konsentrasinya, karena akan berpengaruh terhadap iqldar ekstrak total yang diperoleh serta kandungan kimia yang ikut tersari kedalam ekstrak, akibatnya kegunaan ekstrak tersebut untuk pengobatan akan terpengaruh pula. ER -