<ctx:context-object xsi:schemaLocation="info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx http://www.openurl.info/registry/docs/info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx" timestamp="2026-01-05T07:28:03Z" xmlns:ctx="info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XML"><ctx:referent><ctx:identifier>info:oai:www.badankebijakan.kemkes.go.id:4149</ctx:identifier><ctx:metadata-by-val><ctx:format>info:ofi/fmt:xml:xsd:oai_dc</ctx:format><ctx:metadata><oai_dc:dc xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
        <dc:relation>http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4149/</dc:relation>
        <dc:title>Laporan Penelitian Pengaruh Penyimpanan Terhadap Angka Jamur dan Angka Lempeng Total Tiga Simplisia Nabati</dc:title>
        <dc:creator>Katno, Katno</dc:creator>
        <dc:subject>QV 701-835 Pharmacy and Pharmaceutics</dc:subject>
        <dc:description>Telah dilakukan penelitian penyimpanan tiga simplisia nabati yaitu rimpang jahe (Zingiber officillale), buah adas (Founiculum vulgare) dan umbi gadung (Dioscorea hispida) masing-masing dalam tiga jenis wadah (karung goni, karung plastik dan kantong kertas); selama 2, 4, 6, 8 dan 10 bulan. Terhadap masing-masing perlakuan diamati perubahan fisik dan penelapan angka jamur serta angka kuman/ angka lempeng total (ALT) secara mikrobiologi setiap 2 bulan sekah menggunakan media Potato Dextrose Agar (PDA) dan Plate Count Agar (PCA), untuk mengetahui pengaruh penyimpanan terhadap cemaran mikroba ketiga simplisia tersebut.&#13;
Cemaran mikroba merupakan salah satu parameter mutu simplisia nabati, sedangkan berbagai faktor yang mempengaruhi kontaminasi mikroba  dalam penyimpanan antara lain wadah dan waktu simpan, penanganan pasca &#13;
panen, kelembaban tempat/ gudang penyimpanan, komposisi bahan (simplisia) yang disimpan dan lain sebagainya. Adapun persyaratan cemaran mikroba mengacu pada Keputusan Meteri Kesehatan No.661/SK/VII/1994 din1ana unhlk&#13;
angka jamur tidak lebih dari 10 pangkat 4 dan angka kuman (ALT) tidak lebih dari 10 pangkat 7.&#13;
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa wadah/bahan pengemas dan waktu simpan berpengaruh nyata terhadap cemaran mikroba (ALT dan Angka jamur) ketiga simplisia nabati tersebut. Dengan mengacu persyaratan yang ada,&#13;
dari penelitian ini diketahui bahwa batas waktu simpan ketiga simplisia berbeda-beda, dimana umbi gadung pada penyimpanan 4 bulan atau lebih, cemaran mikrobanya sudah diatas persyaratan, sedangkan jahe dan adas pada&#13;
penyimpanan 6 dan 8 bulan masih dalam kategori memenuhi persyaratan. Adapun dari ketiga jenis wadah/kemasan yang digunakan pada penelitian ini,  diketahui bahwa kantong kertas, cemaran kumanya relatif kecil dibandingkan&#13;
jenis kemasan lain. Hal ini kemungkinan juga berkaitan dengan komponen simplisia tersebut, dimana gadung mengandung amilum yang bersifat memacu pertumbuhan mikroba, sedangkan jahe dan adas mengandung minyak atsiri&#13;
yang bersifat menghambat pertumbuhan mikroba.</dc:description>
        <dc:publisher>Balai Penelitian Tanaman Obat Tawangmangu</dc:publisher>
        <dc:date>1999</dc:date>
        <dc:type>Monograph</dc:type>
        <dc:type>NonPeerReviewed</dc:type>
        <dc:format>text</dc:format>
        <dc:language>id</dc:language>
        <dc:identifier>http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4149/1/Laporan%20Penelitian%20Pengaruh%20Penyimpanan%20Terhadap%20Angka%20Jamur%20dan%20Angka%20Lempeng%20Total%20Tiga%20Simplisia%20Nabati.pdf</dc:identifier>
        <dc:identifier>  Katno, Katno  (1999) Laporan Penelitian Pengaruh Penyimpanan Terhadap Angka Jamur dan Angka Lempeng Total Tiga Simplisia Nabati.  Project Report. Balai Penelitian Tanaman Obat Tawangmangu, Jawa Tengah.    (Unpublished)  </dc:identifier></oai_dc:dc></ctx:metadata></ctx:metadata-by-val></ctx:referent></ctx:context-object>