<ctx:context-object xsi:schemaLocation="info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx http://www.openurl.info/registry/docs/info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx" timestamp="2025-10-14T01:52:29Z" xmlns:ctx="info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XML"><ctx:referent><ctx:identifier>info:oai:www.badankebijakan.kemkes.go.id:4150</ctx:identifier><ctx:metadata-by-val><ctx:format>info:ofi/fmt:xml:xsd:oai_dc</ctx:format><ctx:metadata><oai_dc:dc xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
        <dc:relation>http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4150/</dc:relation>
        <dc:title>Laporan Penelitian Budidaya Pimpinella Alpina KDS dari Dataran Tinggi DIENG di BPTO Tawangmangu</dc:title>
        <dc:creator>Widiyastuti, Yuli</dc:creator>
        <dc:subject>QV 701-835 Pharmacy and Pharmaceutics</dc:subject>
        <dc:description>Telah dilakukan penelitian budidaya Fimpinella alpina KDS (Purwoceng) yang berasal dari dataran tinggi Dieng di BPTO Tuwangmangu, pada ketinggian 1.200 m di atas permukaan laut dengan jenis tanah andosol, yang dimulai pada bulan Mei 1998 dan berakhir pada bulan Oktober 1998. &#13;
Penelitian dilakukan dcngan metode eksperimental, menggunakan Rancangan Dasar Acak Kelompok pola faktorial, dcngan 2 faktor yaitu faktor pertama adalah jenis mulsa&#13;
dan faktor kedua variasi dosis pupuk NPK paket ( 15:15: 15). Hasil penelitian dianalisis secara statistik menggunakan metode analisis variance dan dilanjutkan dengan uji dua arah Duncan taraf 5% dan uji satu arah LSD taraf 5%. &#13;
Dari penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa pemberian mulsa berpcngaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman yang nampak pada penambahan jumlah&#13;
daun, berat segar dan berat kering biomasa, sedangkan pemupukan NPK memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman yang nampak pada penambahan&#13;
jumlah daun, panjang akar, berat segar dan berat kering biomasa. Hasil tertinggi untuk jumlah daun (24 daun/tanaman) diperoleh pada perlakuan mulsa jerami dengan dosis pupuk NPK sebesar 5 gram/tanaman, pertumbuhan akar terpanjang ( 18,8 em) diperoleh&#13;
pada perlakuan mulsa jerumi dan dosis pupuk NPK sebesar 5 gram/tanaman, sedangkan untuk produksi biomasa segar dan kering tertinggi masing-masing sebesar 28,68&#13;
gram/tanaman dan 4,29 gram/tanaman, diperoleh pada perlakuan mulsa jerami dan dosis pupuk NPK sebesar 5 gram/tanaman. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian&#13;
mulsajerami dan pupuk NPK paket (15:15:15) dosis 5 gram/tanaman, pada penelitian ini memberikan hasil terbaik untuk pertumbuhan dan produksi tanaman Pimpinella alpina  KDS yang dibudidayakan di BPTO Tawangmangu .</dc:description>
        <dc:publisher>Balai Penelitian Tanaman Obat Tawangmangu</dc:publisher>
        <dc:date>1999</dc:date>
        <dc:type>Monograph</dc:type>
        <dc:type>NonPeerReviewed</dc:type>
        <dc:format>text</dc:format>
        <dc:language>id</dc:language>
        <dc:identifier>http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4150/1/Laporan%20Penelitian%20Budidaya%20Pimpinella%20Alpina%20KDS%20dari%20Dataran%20Tinggi%20Dieng%20di%20BPTO%20Tawangmangu.pdf</dc:identifier>
        <dc:identifier>  Widiyastuti, Yuli  (1999) Laporan Penelitian Budidaya Pimpinella Alpina KDS dari Dataran Tinggi DIENG di BPTO Tawangmangu.  Project Report. Balai Penelitian Tanaman Obat Tawangmangu, Jawa Tengah.    (Unpublished)  </dc:identifier></oai_dc:dc></ctx:metadata></ctx:metadata-by-val></ctx:referent></ctx:context-object>