<mets:mets OBJID="eprint_4153" LABEL="Eprints Item" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-07-04T06:14:06Z"><mets:agent ROLE="CUSTODIAN" TYPE="ORGANIZATION"><mets:name>Repositori BKPK</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_4153_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>Laporan Penelitian Budidaya Boesenbergia Pandurata Roxb. (Temu Kunci)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Yuni Kusomo</mods:namePart><mods:namePart type="family">Dewi</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Kecenderungan masyarakat untuk menggtmakan obat tradisional  dari wak1u ke waktu semakin meningkat, keadaan ini didorong dengan semakin meningkatnya harga-harga obat paten ataupun obat-obatan yang mengandung bahan kimia, sehingga penggunaan obat tradisional merupakan jalan alternatif untuk kembali ke pengobatan tradisional (back to nature). &#13;
Boesenbergia pandurata Roxb. (temu kunei) merupakan salah satu tanaman obat yang banyak dimanfaatkan secara luas sebagai obat tradisional, antara lain digunakan untuk obat &#13;
memperkuat lambung, bumbu sayur, obat batuk dan juga untuk mengobati sariawan. &#13;
Agar tujuan  pemanfaatan Boesenbergia pandurata Roxb. (temu  kunei) sebagai obat tradisional berdaya guna dan berhasil guna, maka haruslah merniliki kualitas yang jelas dan &#13;
baik. Untuk mencapai hal demikian, upaya yang sudah harus dilaksanakan adalah mulai dari pengadaan bahannya (rimpang), yang dimulai dari langkah budidaya. &#13;
Untuk itu dilakukan penelitian budidaya Boesenbergia pandurata Roxb. (temu kunci) dengan pengaruh dua faktor,  yaitu faktor jarak  tanam  dan dosis pupuk NPK yang &#13;
bervariasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jarak  tanam  dan dosis pupuk NPK memperlihatkan perbedaan yang sangat nyata terhadap  tinggi  tanaman,  berat rimpang &#13;
basah, berat rimpang kering dan kadar ekstrak total. Tanaman yang tertinggi diperoleh pada perlakuan TlP2 yaitu jarak tanam 30x30 em, dosis pupuk NPK 2,5 g/tanaman, sedangkan &#13;
yang terendah T3P4 yaitu jarak tanam 30x50 cm dengan dosis pupuk NPK 7,5 g/tanaman. Demikian juga untuk berat rimpang basah dan berat rimpang kering terbanyak diperoleh &#13;
pada perlakuan T1P2 dan terendah pada perlakuan T3P4. Sedangkan untuk kadar ekstrak total adalah  yang tertinggi T2Pldengan kadar 26,11% dan terendah T3P3 dengan kadar &#13;
21,26%.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">QV 701-835 Pharmacy and Pharmaceutics</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">1999</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Pusat Penelitian dan Pengembangan Farmasi</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Monograph</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_4153"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_4153_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong>
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic
metadata, I grant Repositori BKPK the right to store
them and to make them permanently available publicly for free on-line.
I declare that this material is my own intellectual property and I
understand that Repositori BKPK does not assume any
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and
associated bibliographic metadata that I am archiving at
Repositori BKPK is in the public domain. If this is
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the <em>Deposit Item Now</em> button indicates your agreement to these
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec><mets:fileGrp USE="reference"><mets:file ID="eprint_4153_12211_1" SIZE="8580660" OWNERID="http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4153/1/Laporan%20Penelitian%20Budidaya%20Boesenbergia%20Pandurata%20Roxb%20%28Temu%20Kunci%29.pdf" MIMETYPE="application/pdf"><mets:FLocat LOCTYPE="URL" xlink:type="simple" xlink:href="http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4153/1/Laporan%20Penelitian%20Budidaya%20Boesenbergia%20Pandurata%20Roxb%20%28Temu%20Kunci%29.pdf"></mets:FLocat></mets:file></mets:fileGrp></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div DMDID="DMD_eprint_4153_mods" ADMID="TMD_eprint_4153"><mets:fptr FILEID="eprint_4153_document_12211_1"></mets:fptr></mets:div></mets:structMap></mets:mets>