<didl:DIDL xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:didl="urn:mpeg:mpeg21:2002:02-DIDL-NS" xmlns:dii="urn:mpeg:mpeg21:2002:01-DII-NS" xmlns:dip="urn:mpeg:mpeg21:2002:01-DIP-NS" xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/" DIDLDocumentId="http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4154" xsi:schemaLocation="urn:mpeg:mpeg21:2002:02-DIDL-NS http://standards.iso.org/ittf/PubliclyAvailableStandards/MPEG-21_schema_files/did/didl.xsd urn:mpeg:mpeg21:2002:01-DII-NS http://standards.iso.org/ittf/PubliclyAvailableStandards/MPEG-21_schema_files/dii/dii.xsd urn:mpeg:mpeg21:2005:01-DIP-NS http://standards.iso.org/ittf/PubliclyAvailableStandards/MPEG-21_schema_files/dip/dip.xsd">
  <didl:Item>
    <didl:Descriptor>
      <didl:Statement mimeType="application/xml">
        <dii:Identifier>http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4154</dii:Identifier>
      </didl:Statement>
    </didl:Descriptor>
    <didl:Descriptor>
      <didl:Statement mimeType="application/xml">
        <dcterms:modified>2025-10-14T01:49:46Z</dcterms:modified>
      </didl:Statement>
    </didl:Descriptor>
    <didl:Component>
      <didl:Resource mimeType="application/xml" ref="http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/cgi/export/eprint/4154/DIDL/bkpkkemkes-eprint-4154.xml"/>
    </didl:Component>
    <didl:Item>
      <didl:Descriptor>
        <didl:Statement mimeType="application/xml">
          <dip:ObjectType>info:eu-repo/semantics/descriptiveMetadata</dip:ObjectType>
        </didl:Statement>
      </didl:Descriptor>
      <didl:Component>
        <didl:Resource mimeType="application/xml">
          <oai_dc:dc xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
        <dc:relation>http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4154/</dc:relation>
        <dc:title>Laporan Penelitian Budidaya Tanaman Artemisia Cina Berg. Untuk Mendapatkan Simplisia Yang Berkualitas</dc:title>
        <dc:creator>Sutjipto, Sutjipto</dc:creator>
        <dc:subject>QV 701-835 Pharmacy and Pharmaceutics</dc:subject>
        <dc:description>Penyakit infeksi  di Indonesia masih tinggi  antara lain  malaria dan cacingan. maka perlu segera di tangani. Di Indonesia  penyakit cacingan cukur tinggi antara 60- 90% &#13;
Kondisi ini  dapat mengakibatkan terganggunya kualitas sumber daya manusia, hal ini  bisa terjadi  karena penyakit  cacingan  aknn  mempengaruhi kecerdasan dnn  produktivitas &#13;
masyarakat.&#13;
Cara pengobatannya dapat dilakukan dengan menggunakan ohat modern maupun obat tradisional.  Salah satu bahan yang dapat digunakan adalah baham tanaman obat dari tanaman Artemisia cina Berg. Berbagai penelitian telah dilakukan terhadap tanaman  Artemisia cina Berg. cara panen untuk memperoleh kadar santonin yang tinggi dan khasiatnya untuk  Ascaris lumbricoides. Uji antelmintik ekstrak terfraksi daun Vitek trifolia dan daun Artemisia cina Berg. terhadap Ascaris lumbricoides, Oxyuris sp. dan Trichus trichiura. Bahannya diambil dari tanaman yang telah dibudidayakan  di BPTO Tawangmangu pada ketinggian 1.200 m dpl.&#13;
Sedangkan pada ketinggian 800 m dpl. belum dibudayakan padahal pada ketinggian tersebut memungkinkan untuk budidaya tanaman Artemisia cina Berg.&#13;
Masalah yang timbul didapatkan teknik  budidaya tanaman Artemisia cina Berg. pada 800 m dpl&#13;
Sehubungan dengan itu dilakukan penelitian budidaya tanaman Artemisia cina Berg. pada ketinggian 800 m dpl. untuk mendapatkan hasil produksi yang tinggi dan berkualitas dengan menggunakan pupuk NPK yang dosisnya bervariasi pada jarak tanam yang berbeda. Terhadap hasil produksi diteliti kualitasnya dengan jalan ditetapkan kadar ekstrak totalnya.&#13;
Dari penelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa dosis pupuk dan jarak tanam mempunyai pengaruh yang nyata terhadap hasil produksi, namun berpengaruh terhadap kadar ekstrak totalnya. Produksi paling  tinggi pada perlakuan dengan jarak tanam 20x20 cm  dengan pupuk NPK 1,5 gram/tanaman yaitu 13,90 gram/tanaman</dc:description>
        <dc:publisher>Balai Penelitian Tanaman Obat Tawangmangu</dc:publisher>
        <dc:date>1999</dc:date>
        <dc:type>Monograph</dc:type>
        <dc:type>NonPeerReviewed</dc:type>
        <dc:format>text</dc:format>
        <dc:language>id</dc:language>
        <dc:identifier>http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4154/1/Laporan%20Penelitian%20Budidaya%20Tanaman%20Artemisia%20Cina%20Berg%20Untuk%20Mendapatkan%20Simplisia%20Yang%20Berkualitas.pdf</dc:identifier>
        <dc:identifier>  Sutjipto, Sutjipto  (1999) Laporan Penelitian Budidaya Tanaman Artemisia Cina Berg. Untuk Mendapatkan Simplisia Yang Berkualitas.  Project Report. Balai Penelitian Tanaman Obat Tawangmangu, Jawa Tengah.    (Unpublished)  </dc:identifier></oai_dc:dc>
        </didl:Resource>
      </didl:Component>
    </didl:Item>
    <didl:Item>
      <didl:Descriptor>
        <didl:Statement mimeType="application/xml">
          <dip:ObjectType>info:eu-repo/semantics/objectFile</dip:ObjectType>
        </didl:Statement>
      </didl:Descriptor>
      <didl:Component>
        <didl:Resource mimeType="text" ref="http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4154/1/Laporan%20Penelitian%20Budidaya%20Tanaman%20Artemisia%20Cina%20Berg%20Untuk%20Mendapatkan%20Simplisia%20Yang%20Berkualitas.pdf"/>
      </didl:Component>
    </didl:Item>
    <didl:Item>
      <didl:Descriptor>
        <didl:Statement mimeType="application/xml">
          <dip:ObjectType>info:eu-repo/semantics/humanStartPage</dip:ObjectType>
        </didl:Statement>
      </didl:Descriptor>
      <didl:Component>
        <didl:Resource mimeType="application/html" ref="http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4154/"/>
      </didl:Component>
    </didl:Item>
  </didl:Item>
</didl:DIDL>