%0 Report %9 Project Report %A Sutjipto, Sutjipto %C Jawa Tengah %D 1999 %F bkpkkemkes:4154 %I Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan %K Artemisia Cina Berg., Simplisia %T Laporan Penelitian Budidaya Tanaman Artemisia Cina Berg. Untuk Mendapatkan Simplisia Yang Berkualitas %U http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4154/ %X Penyakit infeksi di Indonesia masih tinggi antara lain malaria dan cacingan. maka perlu segera di tangani. Di Indonesia penyakit cacingan cukur tinggi antara 60- 90% Kondisi ini dapat mengakibatkan terganggunya kualitas sumber daya manusia, hal ini bisa terjadi karena penyakit cacingan aknn mempengaruhi kecerdasan dnn produktivitas masyarakat. Cara pengobatannya dapat dilakukan dengan menggunakan ohat modern maupun obat tradisional. Salah satu bahan yang dapat digunakan adalah baham tanaman obat dari tanaman Artemisia cina Berg. Berbagai penelitian telah dilakukan terhadap tanaman Artemisia cina Berg. cara panen untuk memperoleh kadar santonin yang tinggi dan khasiatnya untuk Ascaris lumbricoides. Uji antelmintik ekstrak terfraksi daun Vitek trifolia dan daun Artemisia cina Berg. terhadap Ascaris lumbricoides, Oxyuris sp. dan Trichus trichiura. Bahannya diambil dari tanaman yang telah dibudidayakan di BPTO Tawangmangu pada ketinggian 1.200 m dpl. Sedangkan pada ketinggian 800 m dpl. belum dibudayakan padahal pada ketinggian tersebut memungkinkan untuk budidaya tanaman Artemisia cina Berg. Masalah yang timbul didapatkan teknik budidaya tanaman Artemisia cina Berg. pada 800 m dpl Sehubungan dengan itu dilakukan penelitian budidaya tanaman Artemisia cina Berg. pada ketinggian 800 m dpl. untuk mendapatkan hasil produksi yang tinggi dan berkualitas dengan menggunakan pupuk NPK yang dosisnya bervariasi pada jarak tanam yang berbeda. Terhadap hasil produksi diteliti kualitasnya dengan jalan ditetapkan kadar ekstrak totalnya. Dari penelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa dosis pupuk dan jarak tanam mempunyai pengaruh yang nyata terhadap hasil produksi, namun berpengaruh terhadap kadar ekstrak totalnya. Produksi paling tinggi pada perlakuan dengan jarak tanam 20x20 cm dengan pupuk NPK 1,5 gram/tanaman yaitu 13,90 gram/tanaman