<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Laporan Penelitian Kajian Beberapa Food Supplement Yang Beredar di 3 Kota Besar Berdasarkan Informasi Dari Penandaan dan Pengalaman Konsumen</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Desy Maniarti</mods:namePart><mods:namePart type="family">Gusmali</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Retno</mods:namePart><mods:namePart type="family">Gitawati</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Suplemen Makanan (SM) menjadi salah satu trend untuk dikomsumsi, terutama oleh kalangan masyarakat menengah ke atas akibat dari perubahan gaya hidup dan gencarnya iklan tentang suplemen makanan tersebut. Pada umumnya dikonsumsi dalam jangka panjang. Di lain pihak, data keamanan penggunaan jangka panjang sejauh ini tidak atau belum diketahui. Untuk itu perlu&#13;
dilakukan penelitian untuk mengetahui gambaran produk suplemen makanan dan pemakaian suplemen makanan pada konsumen.&#13;
Penelitian ini bersifat eksploratif deskriptif terhadap informasi produk SM berdasarkan penandaan pada etiket, brosur, leaflet dan adventorial dan informasi pengguna SM dengan metode wawancara pada konsumen suplemen makanan &#13;
yang berkunjung ke Apotek dan Toko Obat di Jakarta, Bandung, Surabaya.&#13;
Dari hasil penelitian diperoleh :&#13;
1. Komponen terbanyak yang terdapat dalam suplemen makanan adalah vitamin/mineral selain bahan asal tumbuhan . Terdapat beberapa jenis vitamin dan mineral yang melebihi batas kadar maksimal yang direkomendasi/RDA&#13;
2. Karakter konsumen Suplemen Makanan tercanyak perempuan (78,1 %), usia 36-55 tahun (43,8% ), pekerjaan swasta (39,1% ), pendidikan tingkat Sarjana(60,9% ).&#13;
3. Pengalaman pemakaian, kebanyakan konsumen mengkonsumsi 1 produk (71 ,9%), dengan tujuan. mengkonsumsi untuk menjaga kesehatan/meningkatkan stamina (59,4%): lama pemakaian 1-3 tahun (40,6%). Efek samping hanya dialami oleh beberapa orang (10,9%).</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">QU 145-220 Nutrition. Vitamins</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2000</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Pusat  Penelitian dan Pengembangan Farmasi</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Monograph</mods:genre></mods:mods>