%0 Report %9 Project Report %A Jamal, Sarjaini %A Herman, Max Joseph %A Supardi, Sudibyo %C Jakarta %D 2000 %F bkpkkemkes:4182 %I Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan %K obat; pembiyaan obat; subsidi; puskesmas %T Laporan Penelitian Pengembangan Pola Pembiayaan Obat Puskesmas di Jawa Barat %U http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4182/ %X Telah dilakukan penelitian tentang pengembangan pola pem­biayaan obat Puskesmas di Jawa Barat dengan sasaran 4 Kabupaten masing-masing dengan 2 Puskesmas. Informasi yang dikumpulkan meliputi kemampuan dan kemauan masyarkat membayar,karakteristoik rawat jalan di Puskesmas dan Kerasionalan penggunaan obat serta biaya riil obat. Dari data yang dikumpul ka n disimpulkan bahwa tingkat kemam­puan masyarakat membayar pelayanan obat di Puskesmas sangat bervariasi. Sebanyak 48.56 % mampu membayar sampai dengan Rp:3.000, 18.5 % mampu membaya r di atas RP:3.000 sampai dengan Rp:5.000, dan 20.96% mampu membayar Rp:5.000- Rp:10.000. Yang tidak mampu membayar (gratis) sebanyak 12 %. Kemauan memba­yar bila biaya dinaikkan diutarakan oleh 90 % responden asal kualitas obat dan pelayanan ditingkatkan. Dari analisa kunjungan Puskesmas diketahui bahwa 60 % pengunjung berasal dari. kelompok menengah,12 % dari kelompok prasejahtera I dan II dan sisanya dari kelompok mampu. Disarankan agar Agar subsidi obat untuk Puskesmas dimasa datang tetap dapat dipertahankan mengingat kemampuan daerah belum dapat digali lebih luas . Demikian juga disarankan agar dapat dibuatkan gradasi tarif untuk pengunjung Puskesmas sesuai dengan kemampuan membayar masing-masing.