<ctx:context-object xsi:schemaLocation="info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx http://www.openurl.info/registry/docs/info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx" timestamp="2025-07-29T01:15:26Z" xmlns:ctx="info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XML"><ctx:referent><ctx:identifier>info:oai:www.badankebijakan.kemkes.go.id:4223</ctx:identifier><ctx:metadata-by-val><ctx:format>info:ofi/fmt:xml:xsd:oai_dc</ctx:format><ctx:metadata><oai_dc:dc xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
        <dc:relation>http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4223/</dc:relation>
        <dc:title>Laporan Akhir Penelitian Pengendalian Vektor Anopholes sundaicus  Menggunakan Bacillus thuringiensis H-14 Galus Lokal Yang Diproduksi Dalam Media Kelapa Dengan Partisipasi Masyarakat Di Kampung Laut Kabupaten Cilacap</dc:title>
        <dc:creator>P., Blondine Ch.</dc:creator>
        <dc:creator>Boewono, Damar Tri</dc:creator>
        <dc:creator>Widyastuti, Umi</dc:creator>
        <dc:creator>Lukmono, Lobby</dc:creator>
        <dc:subject>QX 500-675 Insects. Other Parasites</dc:subject>
        <dc:description>Suatu penelitian telah dilakukan untuk mengetahui efektivitas aplikasi  B.thuringiensis H-14 galur lokal yang dibiakkan dalam buah kelapa terhadap jentik An.sundaicus, mengetahui PSP (pengetahuan, sikap dan perilak:u) masyarakat tentang penggunaan B. thuringiensis H-14 galur lokal yang dibiakkan dalam buah kelapa dalam pengendalian vektor malaria serta mengetahui basil penyuluhan berupa pembinaan&#13;
kepada masyarakat agar dapat mengembangbiakkan B.thuringiensis H-14 galur lokal dalam buah kelapa dan cara aplikasinya di kolam-kolam perindukan jentik An. sundaicus. &#13;
Dua belas kolam perlak:uan yang masing-masing 4 kolam dengan rata-rata luas sebesar 196m, 438 m, 460 m berturut-turut dengan kepadatan lumut dan ganggang sebesar 35 %, 47 %, 58% dan 65 %, dipasang 1 perangkap sentinel (diameter 20 em,&#13;
tinggi 27 em) yang berisi 15 ekor jentik An. sundaicus pada luas 2 m dan 240 m. Kemudian berturut-turut diaplikasi 1 buah kelapa, 2 buah kelapa, 3 buah kelapa dan 4 buah kelapa&#13;
yang telah berisi formulasi cair B. thuringiensis H- 14 galur lokal. Empat kolam kontrol dengan rata-rata luas kolam sebesar 196 - 250 m masing-masing diisi I perangkap&#13;
sentinel dengan 15 ekor jentik An. sundaicus dan berturut-turut diberi air kelapa Pengamatan kematian jentik An. sundaicus pada kolam perlak:uan dan kontrol, dilak:ukan&#13;
pada hari pertama, kedua, keempat, ketujuh dan keempatbelas sesudah aplikasi sampai kematian jentik kurang dari 50%. Untuk: mengetahui PSP (pengetahuan, sikap dan perilaku) masyarakat tentang malaria dan pengendalian jentik vektomya dilakukan wawancara melalui kuesioner di lokasi perlak:uan (Dusun Klaces) dan kontrol (Dusun Klapakerep) masing-masing 30 orang. Hasil yang diperoleh menunjukkan formulasi cair &#13;
2 B. thuringiensis H-14 galur lokal yang dibiakkan dalam 1 ,2,3 dan 4 buah kelapa dapat menurunkan kepadatan jentik An.sundaicus hingga mencapai 50% selama 55,29 hari.&#13;
Ada perbedaan pengetahuan, sikap dan perilaku yang bermakna antara kelompok perlakuan sebelum dan sesudah penyuluhan pada p&lt;0,05. Pada kelompok kontrol, tidak: ada perbedaan yang bermakna untuk pengetahuan, sikap dan perilaku masing-masing antara pre kuesioner dan post kuesioner (p &gt; 0,05). Hasil pengamatan pada waktu melakukan praktek, menunjukkan bahwa responden dapat mengembangbiakan  B.thuringiensis H-14 dalam buah kelapa mulai dari tahap persiapan (bahan-bahan,&#13;
peralatan yang diperlukan), langkah-langkah pengembangbiakan B. thuringiensis H-14 dalam buah kelapa Tindakan/perilaku responden masih bersifat sementara karena itu penelitian ini akan dikembangkan lebih lanjut untuk evaluasi perilaku masyarakat secara mandiri dalam mengembangbiakkan B. thuringiensis H-14 dalam buah kelapa, cara&#13;
penyimpanan dan aplikasi serta evaluasi kepadatan jentik nyamuk.</dc:description>
        <dc:publisher>Balai Penelitian Vektor dan Reservoir Penyakit</dc:publisher>
        <dc:date>2004</dc:date>
        <dc:type>Monograph</dc:type>
        <dc:type>NonPeerReviewed</dc:type>
        <dc:format>text</dc:format>
        <dc:language>id</dc:language>
        <dc:identifier>http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4223/1/Laporan%20Akhir%20Penelitian%20Pengendalian%20Vektor%20Anopheles%20sundaicus%20Menggunakan%20Bacillus%20thuringiensis%20H-14%20Galur%20Lokal%20Yang%20Diproduksi%20%20Dalam%20Media%20Kelapa%20Dengan%20Partisipasi%20Masyarakat%20%20di%20Kampung%20Laut%20Kabupaten%20Cilacap.pdf</dc:identifier>
        <dc:identifier>  P., Blondine Ch. and Boewono, Damar Tri and Widyastuti, Umi and Lukmono, Lobby  (2004) Laporan Akhir Penelitian Pengendalian Vektor Anopholes sundaicus Menggunakan Bacillus thuringiensis H-14 Galus Lokal Yang Diproduksi Dalam Media Kelapa Dengan Partisipasi Masyarakat Di Kampung Laut Kabupaten Cilacap.  Project Report. Balai Penelitian Vektor dan Reservoir Penyakit, Salatiga.    (Unpublished)  </dc:identifier></oai_dc:dc></ctx:metadata></ctx:metadata-by-val></ctx:referent></ctx:context-object>