%I Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber daya dan Pelayanan Kesehatan %X Pelayanan kesehatan primer di Indonesia mencakup puskesmas, klinik swasta, dan praktik dokter mandiri, dengan total 10.134 puskesmas dan ribuan fasilitas swasta. Namun, kesiapan untuk promosi kesehatan masih terbatas - hanya 49% puskesmas memiliki ruang khusus promkes, dan sebagian besar kegiatan dilakukan oleh perawat (11,2%) dengan peralatan yang tidak memadai. Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) seperti Posyandu telah menjangkau 92,7% desa, tetapi partisipasi masyarakat masih rendah. Sistem informasi kesehatan terfragmentasi dalam berbagai aplikasi (P-Care, SITT, SIHA, dll), menyulitkan integrasi data. Reformasi diperlukan untuk: (1) memfokuskan puskesmas pada upaya promotif-preventif, (2) mengintegrasikan FKTP swasta dalam jaringan pelayanan, (3) memperbaiki sistem informasi, dan (4) memperkuat kolaborasi pentahelix (pemerintah, swasta, akademisi, komunitas, media). Pembiayaan dapat bersumber dari APBN/APBD/dana desa, tetapi perlu pengaturan lebih jelas. Dengan perubahan ini, diharapkan pelayanan primer dapat lebih efektif dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat. %L bkpkkemkes4324 %C Jakarta %T Laporan Tahap I Pengembangan Strategi Kebijakan Program Promosi Kesehatan dan Pencegahan Penyakit dengan Penguatan Pemberdayaan Masyarakat serta Peran Swasta dalam Upaya Penguatan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer di Indonesia %A Tati Suryati %A Ingan Tarigan %A Anni Yulianti %A Yeni Ristiyani %A Eva Sulistiowati %A Endang Indriasih %A Heni Kismayawati %A Tetra Fajarwati %K Promosi Kesehatan, Pencengahan Penyakit, Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer %D 2021