<mets:mets OBJID="eprint_4348" LABEL="Eprints Item" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-07-05T01:27:40Z"><mets:agent ROLE="CUSTODIAN" TYPE="ORGANIZATION"><mets:name>Repositori BKPK</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_4348_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>Laporan Riset IPTEKKES 2020 Pengembangan Aplikasi (Tools) Analisis Situasi pangan dan Gizi (Asipagi) di Tingkat Kabupaten Dalam Rangka  Menunjang Penurunan Stunting di Kabupaten Pangkep dan Kota Parepare</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Ridwan</mods:namePart><mods:namePart type="family">Amiruddin</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Uraian penyebab/akar masalah dalam surveilans pangan dan gizi adalah analisis situasi pangan dan gizi di tingkat kabupaten yang tidak dilakukan dengan tepat dan akses informasi hasil analisis situasi pangan dan gizi juga sulit bagi SKPD non kesehatan. Hal ini menunjukkan bahwa Impementasi surveilans pangan dan gizi  ditingkat  kabupaten belum teralisasi dnegan baik. Padahal surveillans gizi adalah salah satu strategi percepatan perbaikan gizi dalam dokumen perencanaan RPJMN 2015-2019. Selain itu surveilans gizi juga menjadi komponen tools pilar kelima dari lima pilar pencegahan stunting. Surveilans pangan dan gizi semestinya dilaksanakan mulai di tingkat puskesmas sampai pusat. Oleh karena itu, untuk mendukung pelaksanaan Surveilans pangan dan gizi di tingkat kabupaten maka perlu ditinjau pelaksanaannya. Siklus 3A (assesmen, analisis dan aksi) dapat dipakai untuk mengidentifikasi masalah dalam pelaksanaan surveilans pangan dan gizi di satu wilayah kabupaten.&#13;
Lokasi penelitian  ini adalah Kabupaten Pangkep dan Kota Parepare. Penelitian ini dilakukan selama 12 bulan (Jan 2020-Desember 2020). Luaran penelitian ini adalah aplikasi yang disbut "ASIPAGI" sebagai analysis tools untuk menganalisis situasi pangan dan gizi di tingkat kabupaten dalam rangka menyempurnakan pelaksanaan surveilans pangan dan gizi untuk menunjang penurunana prevalensi stunting di Kabupaten Pangkep dan Kota Pare-Pare.&#13;
Hasil Assessment sementara diperoleh informasi Upaya Konvergensi Kerjasama dalam percepatan penurunan stunting telah terlihat di Kabupaten Pangkep melalui berbagai program yang dilakukan oleh beberpaa SKPD. Pemanfaatan informasi gizi dan pangan telah dilakukan sebagai landasan perencanaan  dalam menentukan lokasi intervensi dan sasaran intervensi gizi spesifik maupun gizi sensitif oleh SKPD di bidang Kesehatan maupun SKPD lain diluar Kesehatan. Namun belum ada mekanisme pencatatan dan pelaporan yang terintegrasi dari masing-masing SKPD terkait monitoring dan evauasi dari intervensi stunting yang dilakukan. Begitupula penyajian informasi yang terintegrasi juga belum dilakukan melalui media seperti aplikasi atau website dashboard. Aspek Pembiayaan mengikuti skema pembiayaan pemerintah, aspek manajemen seperti perencanaan dan SDM telah dilakukan namun pada implementai belum maskimal.&#13;
Aplikasi analisis tools telah dikembangkan dengan berbagai fitur untuk menganalisis data gizi yang bersumber dari EPPGBM dan SKPD terkait. Pengembangan sistem informasi ini sangat memungkinkan untuk dilakukan terutama dalam aspek memonitor dan mengevaluasi  kinerja program yang sudah dilakukan masing-masing  SKPD dalam mempercepat penurunan stunting di Kabupaten Pangkep dan Kota Parepare</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">W 1-28 Reference Works. General Works</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2020</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan dan Universitas Hasanuddin</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Monograph</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_4348"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_4348_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong>
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic
metadata, I grant Repositori BKPK the right to store
them and to make them permanently available publicly for free on-line.
I declare that this material is my own intellectual property and I
understand that Repositori BKPK does not assume any
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and
associated bibliographic metadata that I am archiving at
Repositori BKPK is in the public domain. If this is
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the <em>Deposit Item Now</em> button indicates your agreement to these
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div DMDID="DMD_eprint_4348_mods" ADMID="TMD_eprint_4348"></mets:div></mets:structMap></mets:mets>