<didl:DIDL xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:didl="urn:mpeg:mpeg21:2002:02-DIDL-NS" xmlns:dii="urn:mpeg:mpeg21:2002:01-DII-NS" xmlns:dip="urn:mpeg:mpeg21:2002:01-DIP-NS" xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/" DIDLDocumentId="http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4370" xsi:schemaLocation="urn:mpeg:mpeg21:2002:02-DIDL-NS http://standards.iso.org/ittf/PubliclyAvailableStandards/MPEG-21_schema_files/did/didl.xsd urn:mpeg:mpeg21:2002:01-DII-NS http://standards.iso.org/ittf/PubliclyAvailableStandards/MPEG-21_schema_files/dii/dii.xsd urn:mpeg:mpeg21:2005:01-DIP-NS http://standards.iso.org/ittf/PubliclyAvailableStandards/MPEG-21_schema_files/dip/dip.xsd">
  <didl:Item>
    <didl:Descriptor>
      <didl:Statement mimeType="application/xml">
        <dii:Identifier>http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4370</dii:Identifier>
      </didl:Statement>
    </didl:Descriptor>
    <didl:Descriptor>
      <didl:Statement mimeType="application/xml">
        <dcterms:modified>2025-07-29T01:05:59Z</dcterms:modified>
      </didl:Statement>
    </didl:Descriptor>
    <didl:Component>
      <didl:Resource mimeType="application/xml" ref="http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/cgi/export/eprint/4370/DIDL/bkpkkemkes-eprint-4370.xml"/>
    </didl:Component>
    <didl:Item>
      <didl:Descriptor>
        <didl:Statement mimeType="application/xml">
          <dip:ObjectType>info:eu-repo/semantics/descriptiveMetadata</dip:ObjectType>
        </didl:Statement>
      </didl:Descriptor>
      <didl:Component>
        <didl:Resource mimeType="application/xml">
          <oai_dc:dc xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
        <dc:relation>http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4370/</dc:relation>
        <dc:title>Laporan Akhir Penelitian Kebutuhan Cahaya Optimun pada Beberapa Tanaman Obat Familia Zingiberaceae yang Berbeda Bentuk Kanopinya</dc:title>
        <dc:creator>Sugiarso, Sugeng</dc:creator>
        <dc:subject>QV 701-835 Pharmacy and Pharmaceutics</dc:subject>
        <dc:description>Penelitian pengaruh cahaya matahari untuk mengetahui intensitas cahaya optimum pada beberapa tanaman obat familia Zingiberaceae yakni jahe (Zingiber ojfldnale Rose.). kunyit (Curcuma domestica Val.), lempuyang wangi (Zingiber aromaticum Vahl) dan kencur (Kaempferia galanga L) yang berbeda bentuk kanopinya pada 1200 m dpl. BPTO&#13;
Tawangmangu.&#13;
Penelitian dilakukan dengan metode statistik pola faktorial, yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah 4 tingkatan variasi intensitas cahaya matahari dengan menggunakan paranet  antara (00.4 - 60%) dan fil.ktor 2 berupa 4 tingkatan variasi dosis pupuk organik (0,25-1,00 kg) per tanaman. Pengamatan dilakukan terhadap pertumbuhan tinggi dan kanopi serta produksi rimpangl simplisianya&#13;
Diperoleh basil bahwa dari perlakuan yang dicoba terhadap pertumbuhan dan basil produksi rimpang segar maupun simplisianya serta pertumbuhan tinggi, dan kanopi pada tanaman familia &#13;
Zingiberaceae Gahe, kunyit, lempuyang wangi dan kencur), terdapat perbedaan yang bermakna.&#13;
Masing-masing untuk tanaman kunyit, dengan intensitas 20% naungan dan pemberian pupuk organik 1,0 kg per tanaman memberikan hasil maksimal 0,460 kg per tanaman rimpang segar, yang setara dengan 16,56 ton per Ha (4,943 ton simplisia). Bila dilihat dari kebutuhan intensitas cahaya optimum tanpa melihat dosis pupuk organik yang diberikan, terlihat bahwa pertumbuhan vegetatif kanopi optimal diperoleh pada perlakuan 40% nauangan (0,541 m2), dan untuk pertumbuhan tinggi optimal pada 60% naungan (1,071m).&#13;
Tanaman kencur, dengan intensitas penuh (0 % naungan) dan pemberian pupuk organik 0,50 kg per tanaman memberikan basil maksimal 0,110 kg per tanaman rimpang segar, setara dengan&#13;
3,96 ton per Ha (792 kg simplisia). Untuk pertumbuhan kanopi optimal (0,054 m2) pada 0% naungan, namun untuk pertumbuhan tinggi optimal (0,120 m) pada 40% naungan. &#13;
Tanaman lempuyang wangi, dengan intensitas 20 % nauangan dan pemberian pupuk organik 1,00 kg per tanamao memberikan basil maksimal baik pada berat rimpang segar (0,285 kg per tanaman) yang setara dengan 10,26 ton per Ha (atau 2,0 ton simplisia/ Ha); tinggi (1,620 m) maupun kanopi (0,440 m2). &#13;
Tanaman jahe, dengan inteilfJitas 40% nauangan dan pupuk organik 1,0 kg per tanaman  memberikan basil maksimal 0,320 kg rimpang segar per tanaman, yang setara dengan 11,520 ton per Ha (3,291 ton simplisia); serta tinggi (0,650 m) dan kanopi (0,102 m2).</dc:description>
        <dc:publisher>Balai Penelitian Tanaman Obat</dc:publisher>
        <dc:date>2003</dc:date>
        <dc:type>Monograph</dc:type>
        <dc:type>NonPeerReviewed</dc:type>
        <dc:format>text</dc:format>
        <dc:language>id</dc:language>
        <dc:identifier>http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4370/1/FAR-418A-KEBUTUHAN%20CAHAYA%20OPTIMUM%20PADA%20BEBERAPA%20TANAMAN%20OBAT%20FAMILIA%20ZINGEBERACEAE%20YANG%20BERBEDA%20BENTUK%20KANOPINYA.pdf</dc:identifier>
        <dc:identifier>  Sugiarso, Sugeng  (2003) Laporan Akhir Penelitian Kebutuhan Cahaya Optimun pada Beberapa Tanaman Obat Familia Zingiberaceae yang Berbeda Bentuk Kanopinya.  Project Report. Balai Penelitian Tanaman Obat, Jawa Tengah.    (Unpublished)  </dc:identifier></oai_dc:dc>
        </didl:Resource>
      </didl:Component>
    </didl:Item>
    <didl:Item>
      <didl:Descriptor>
        <didl:Statement mimeType="application/xml">
          <dip:ObjectType>info:eu-repo/semantics/objectFile</dip:ObjectType>
        </didl:Statement>
      </didl:Descriptor>
      <didl:Component>
        <didl:Resource mimeType="text" ref="http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4370/1/FAR-418A-KEBUTUHAN%20CAHAYA%20OPTIMUM%20PADA%20BEBERAPA%20TANAMAN%20OBAT%20FAMILIA%20ZINGEBERACEAE%20YANG%20BERBEDA%20BENTUK%20KANOPINYA.pdf"/>
      </didl:Component>
    </didl:Item>
    <didl:Item>
      <didl:Descriptor>
        <didl:Statement mimeType="application/xml">
          <dip:ObjectType>info:eu-repo/semantics/humanStartPage</dip:ObjectType>
        </didl:Statement>
      </didl:Descriptor>
      <didl:Component>
        <didl:Resource mimeType="application/html" ref="http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4370/"/>
      </didl:Component>
    </didl:Item>
  </didl:Item>
</didl:DIDL>