<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Laporan Akhir Penelitian Pengaruh Intensitas Cahya terhadap Kandungan Flavonoid Daun Ungu (Graptophyllyum pictum (L.) Griff.) yang Dibudidayakan di BPTO Tawangmangu (DIK)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Yuli</mods:namePart><mods:namePart type="family">Widiyastuti</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Katno</mods:namePart><mods:namePart type="family">Katno</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Telah dilakukan penelitian pengaruh intensisat cahaya terhadap kandungan flavonoid total daun ungu (Graptophyllum pictum (L.) Griff) yang dibudidayakan di BPTO Tawangmangu yang dimulai pada 1 Januari 2003 dan berakhir 31 Desember 2003. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan budidaya BPTO Tawangmangu&#13;
pada ketinggian 1.200 m dpl dengan jenis tanah andosol. Tujuan penelitian ini adalah untuk menetapkan teknik budidaya daun ungu kaitannya dengan kebutuhan cahaya optimal dalam menghasilkan kandungan senyawa aktif flavonoid yang tertinggi.&#13;
Penelitian merupakan percobaan di lapangan dan di laboratorium,&#13;
menggunakan rancangan acak lengkap dengan satu fak."tor yaitu tingkat intensitas cahaya, masing-masing adalah TO (Tanpa Naungan), Tl (Naungan 50%) dan T2 (Naungan 75%), dan setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. &#13;
Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa intensitas penyinaran tidak &#13;
berpengaruh terhadap kadar tlavonoid total daun 1.mgu. Tetapi terdapat kecenderungan penurunan kadar flavonoid dengan semakin meningkatnya tingkat naungan (penurunan intensitas penyinaran). Kadar flavonoid tertinggi diperoleh pada perlakuan tanpa naungan &#13;
0,249% dan terendah pada perlakuan naungan 75% yaitu sebesar 0, 148%</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">QV 701-835 Pharmacy and Pharmaceutics</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2003</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Balai Penelitian Tanaman Obat</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Monograph</mods:genre></mods:mods>