<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Laporan Riskesdas tahun 2007 Bidang Biomedis</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given"></mods:namePart><mods:namePart type="family">Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Kebijakan pembanguann Indonesia berdasrkan UU no 36 tahu 2009 adalah tercapainyaderajat kesehatan masyarakat  yang setinggi-tingginya. Salah satu cara untuk mencapai hal tersebut dengan melakukan program penelitian dan pembangunan (pasal 2 PP 39 tahun 1995 tentang penelitian dan pembangunan kesehatan) yang dilkaukan untuk memberikan masukan dalam membuat program penanggulangan masalah kesehatan yang rfektif dan berkesinambungan.&#13;
Hasil survei yang berbasis populasi  seperti Surkesnas (SDKI, Susenas, SKRT) belum melakukan pengumpulan data biomedis  yang memadai. Data bimedis yang dikumpulka pada kegiatan Surkesnas terbatas pada pemeriksaan kadar hemoglobin, kolesterol, glukosa darah (darah kapiler), malaria, dan serologi tetanus. Riset Kesehatan  Dasar (Riskesda)2007 mengumpulkan data biomedis yang lebih lengkap dengan metodologi yang disempurnakan  dan jumlha sampel yang lebih banyak</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Q Science (General)</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2012</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Monograph</mods:genre></mods:mods>