<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Laporan Akhir Penelitian Pengaruh Lengas Tanah dan Umur Panen terhadap Hasil Produksi dan Kadar Flavonoid Tanaman Elephantopus Scaber  L. (Tapak liman)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Sutjipto</mods:namePart><mods:namePart type="family">Sutjipto</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Telah dilakukan penelitian pengaruh lengas tanah dan umur panen terhadap hasil produksi dan kadar flavonoid tanaman Elephanlopus scaber L. (Tapak liman) yang dilaksanakan pada lahan di Karangpandan dengan ketinggian 700 m dpl. (meter dari permukaan laut) denganjenis tanah latosol.&#13;
Tujuan penelitian ini untuk menetapkan teknik budidaya tanaman F:lephantopus  scaber L. (Tapak liman) kaitannya dengan lengas tanah dan umur panen untuk mendapatkan produksi dan kadar flavonoid yang optimal.&#13;
Dari penelitian yang dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut :&#13;
Perlakuan umur panen dan lengas tanah yang diterapkan mempunyai pengaruh beda nyata terhadap hasil produksi daun kering tanaman F:lephantopus scaher L. (Tapak liman), namun tidak berpengaruh terhadap kadar flavonoidnya.&#13;
Hasil produksi paling baik pada perlakuan panen tanaman pada umur 5 bulan dan tanaman yang diairi tiap minggu sekali menjelang panen yaitu 85,129 gram/ tanaman. Adapun kadar tlavonoid daunnya berkisar antara 0,00826 s.d. 0,03633 %</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">QV 701-835 Pharmacy and Pharmaceutics</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2003</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Balai Penelitian Tanaman Obat</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Monograph</mods:genre></mods:mods>