<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Laporan Akhir Penelitian Pengaruh Pemberian Sulfur dan Pupuk Mikro terhadap Peningkatan Kadar Allisin pada Budidaya Bawang Putih (Allium sativum L)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Yuli</mods:namePart><mods:namePart type="family">Widiyastuti</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Sugeng</mods:namePart><mods:namePart type="family">Sugiarso</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Telah dilakukan penelitian pengaruh pemberian sulfur dan pupuk mikro terhadap peningkatan kadar allisin pada budidaya bawang putih (Allium sativum L.) yang bertujuan untuk menetapkan dosis sulfur dan konsentrasi pupuk mikro yang paling tepat guna meningkatkan kadar senyawa aktif bawang putih (allisin) yang berfungsi sebagai&#13;
anti-kolesterol.&#13;
Penelitian merupakan percobaan eksperimental di lapangan yang dilakukan di lahan percobaan BPTO Tawangmangu, pada ketinggian 1 -200 m di atas permukaan laut dengan jenis tanah andisol, curah hujan 3.200 mm/tahun, kelembaban relatif sebesar 70% dan suhu rata-rata harian adalah 21°C. Penelitian disusun dalam rancangan acak kelompok lengkap pola faktorial dengan dua faktor perlakuan yaitu dosis sulfur sebagai faktor pertama dengan 4 taraf perlakuan (0, 50, 100 dan 150 kg/Ha) dan konsentrasi pupuk mikro sebagai faktor kedua dengan tiga 3 taraf perlakuan (0,5; 1 dan 1,5 cc/liter).&#13;
Hasil penelitian. menunjukkan. bahwa pemberian sulfur dan pupuk mikro berpengaruh terhadap pertumbuhan, hasil dan kadar allisin bawang putih. Semakin tinggi dosis sulfur dan konsentrasi pupuk mikro akan semakin meningkatkan tinggi tanaman, berat brangkasan, bobot umbi segar, kadar sulfur umbi dan kadar allisin umbi . Kadar&#13;
allisin tertinggi diperoleh pada perlakuan pemberian Sulfur dosis 150 kg/Ha dan konsentrasi pupuk mikro 1,5 cc/liter yaitu sebesar 0,9% dan terendah diperoleh pada perlakuan sulfur dosis 0 kg/Ha dab konsentrasi pupuk mikro 1 cc/liter yaitu sebesar 0,5%.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">QV 701-835 Pharmacy and Pharmaceutics</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2003</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Balai Penelitian Tanaman Obat</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Monograph</mods:genre></mods:mods>