<mets:mets OBJID="eprint_4630" LABEL="Eprints Item" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-07-05T18:12:07Z"><mets:agent ROLE="CUSTODIAN" TYPE="ORGANIZATION"><mets:name>Repositori BKPK</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_4630_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>Laporan Penelitian Peranan Makanan Fermentasi Traditional  Dalam Usaha Memperbaiki Gizi Masyarakat</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Lie Goan</mods:namePart><mods:namePart type="family">Hong</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Umat manusia diseluruh dunia sejak lama telah menggunakan jasad &#13;
renik dalam pengolahan bahan makanan. Proses ini disebut fermentasi tradisional.&#13;
Beberapa alasan mengapa. fermentasi tradisional masih tetap dapat&#13;
bertahan dalam dunia berteknologi modem ini, ialah karena : Dengan alat-alat yang sangat sederhana dan dengan pengetahuan yang berdasar pada pengalaman yang di teruskan secara turun te­murun, manusia telah berhasil mengolah bahan makanan menjadi makanan dan minuman yang aman dan yang memenuhi tuntutan seleranya. &#13;
Biaya produksinya ada rendah, sehingga harga berada dalam jang-&#13;
kauan daya bali masyarakat yang berpenghasilan rendah. Bahan yang mudah rusak dapat diawetkan dengan proses fermentasi&#13;
tradisional. Bahan yang semula tak akan digunakan sebagai makanan manusia (limbah), oleh proses fermentasi dapat berubah menjadi makanan manusia, sehingga membantu peningkatan persediaan bahan makanan. Fermentasi tradisional dapat memperbanyak jenis makanan (diver­sif'ikasi) dalam bentuk lauk-pauk dan bumbu-bumbu. · Kalau dimakan  dengan makanan pokok sehari-hari, hidangan akan menjadi lebih lezat dan memuaskan. Dengan demikian makanan sehari-hari akan dimakan dalam jumlah yang lebih besar, sehingga keperluan tubuh akan enersi dapat lebih terjamin. Disamping itu, hasil fermentasi tradisional dapat merupakan sumber protein yang baik dengan daya cerna yang tinggi, yang  melalui supplementasi akan mempertinggi nilai gizi protein makanan sehari-hari. Pada umumnya, bahan makanan fermentasi tradisional dapat dianggap aman untuk konsumsi manusia, tanpa membahayakan kesehatan. Kerugian&#13;
yang timbul yaitu a.l. berkurangnya zat gizi karena di  gunakan jasad renik untuk metabolisrna selama proses fermentasi, tetapi kerugian ini tidak sebanding dengan keuntungan yang di peroleh.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">WB 141-293 Diagnosis</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">1981</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Monograph</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_4630"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_4630_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong>
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic
metadata, I grant Repositori BKPK the right to store
them and to make them permanently available publicly for free on-line.
I declare that this material is my own intellectual property and I
understand that Repositori BKPK does not assume any
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and
associated bibliographic metadata that I am archiving at
Repositori BKPK is in the public domain. If this is
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the <em>Deposit Item Now</em> button indicates your agreement to these
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec><mets:fileGrp USE="reference"><mets:file ID="eprint_4630_13682_1" SIZE="6504767" OWNERID="http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4630/1/GIZ-2-PERANAN%20MAKANAN%20FERMETASI%20TRADITIONAL%20DALAM%20USAHA%20MEMPERBAIKI%20GIZI%20MASYARAKAT.PDF" MIMETYPE="application/pdf"><mets:FLocat LOCTYPE="URL" xlink:type="simple" xlink:href="http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4630/1/GIZ-2-PERANAN%20MAKANAN%20FERMETASI%20TRADITIONAL%20DALAM%20USAHA%20MEMPERBAIKI%20GIZI%20MASYARAKAT.PDF"></mets:FLocat></mets:file></mets:fileGrp></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div DMDID="DMD_eprint_4630_mods" ADMID="TMD_eprint_4630"><mets:fptr FILEID="eprint_4630_document_13682_1"></mets:fptr></mets:div></mets:structMap></mets:mets>