<ctx:context-object xsi:schemaLocation="info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx http://www.openurl.info/registry/docs/info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx" timestamp="2023-05-16T07:04:29Z" xmlns:ctx="info:ofi/fmt:xml:xsd:ctx" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XML"><ctx:referent><ctx:identifier>info:oai:www.badankebijakan.kemkes.go.id:4662</ctx:identifier><ctx:metadata-by-val><ctx:format>info:ofi/fmt:xml:xsd:oai_dc</ctx:format><ctx:metadata><oai_dc:dc xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
        <dc:relation>http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4662/</dc:relation>
        <dc:title>Kadar Serum Vitamin A pada Masa Kehamilan</dc:title>
        <dc:creator>Herlinda, Judith</dc:creator>
        <dc:creator>Sediaoetama, Djaeni</dc:creator>
        <dc:subject>QU 145-220 Nutrition. Vitamins</dc:subject>
        <dc:description>Defisiensi  vitamin A merupakan salah satu problema gizi di Indonesia. Yang terutama menderita defisiensi vitamin A adalah anak-anak Balita. Menurut suatu penyelidikan yang belum lama dilakukan  di Indonesia, kira-kira 55.000 anak-anak per tahun mengalami kebutaan yang sebagian besar disebabkan oleh kekurangan vitamin A.&#13;
Pada masa kehamilan kebutuhan siibu  akan zat-zat makanan (termasuk vitamin A) bertambah atau menaik, disebabkan oleh kebutuhan kebutuhan janin dan kebutuhan siibu sendiri juga bertambah. Jika pertambahan kebutuhan tidak dibarengi oleh pertambahan intake makanan, maka persediaan zat-zat  makanan yang ada dalam tubuh siibu  sendiri akan dipakai, sebagai akibatnya persedian siibu kana  menipis, dan siibu  dapat menderita kekurangan sesuatu zat makanan.&#13;
Telah ada beberapa penelitian di luar negeri mengenai kadar serum vitamin A pada masa kehamilan. Lund dan Kimble (1943 a) mendapatkan bahwa pada tahap terakhir masa kehamilan kadar serum vitamin A menurun. Penurunan ini hanya berlaku sementara, kadar normal dicapai kembali dalam 48 jam setelah melahirkan.</dc:description>
        <dc:publisher>Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan</dc:publisher>
        <dc:date>1980</dc:date>
        <dc:type>Monograph</dc:type>
        <dc:type>NonPeerReviewed</dc:type>
        <dc:format>text</dc:format>
        <dc:language>id</dc:language>
        <dc:identifier>http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4662/1/GIZ-102-KADAR%20SERUM%20VITAMIN%20A%20PADA%20MASA%20KEHAMILAN.pdf</dc:identifier>
        <dc:identifier>  Herlinda, Judith and Sediaoetama, Djaeni  (1980) Kadar Serum Vitamin A pada Masa Kehamilan.  Project Report. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Jakarta.    (Unpublished)  </dc:identifier></oai_dc:dc></ctx:metadata></ctx:metadata-by-val></ctx:referent></ctx:context-object>