TY - RPRT KW - Anemia; Gizi Besi; GAKI KW - Iodium AV - public Y1 - 2010/// A1 - Prihatin, Aniek A1 - Zaenudin A1 - Ashar, Hadi A1 - Rahayu, Pujiati M1 - project_report PB - Balai Penelitian dan Pengembangan Gangguan Akibat Kekurangan Iodium Magelang UR - http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/481/ N2 - Prevalensi anemia gizi besi anak sekolah di Indonesia sebesar 26,5%. Faktor risiko terjadinya anemi dipengaruhi pola konsumsi makanan khususnya zat besi. Anemi gizi besi menyebabkan transport oksigen menjadi berkurang, dan mengakibatkan produksi energi menjadi rendah sehingga anak menjadi mudah lelah, letih, lemah, lesu, lalai, cepat capai, kurang konsentrasi. Selanjutnya dapat berakibat dapat menurunnya prestasi belajar, produktifitas kerja termasuk olahraga serta menurunkan daya tahan tubuh. Dilakukan penelitian ini dengan tujuan mempelajari apakah ada hubungan antara anemia gizi besi terhadap prestasi beiajar anak sekolah di daerah endemik GAKI. Hasil dari penelitian ini didapatkan proporsi anemi gizi besi anak sekolah dasar sekitar 25%. Konsumsi zat besi rendah sekitar 30% dibawah Angka Kecukupan Gizi. Tidak ada hubungan bermakna status Hemoglobin dengan hasil tes mata pelajaran Bahasa Indonesia (p-value=0,10) dan status Hemoglobin dengan hasil tes mata pelajaran Matematika (p-value=0,76). Saran bagi pengelola program gizi setempat untuk meningkatkan perbaikan program gizi anak sekolah dengan mengatasi anemia dan GAKI. TI - Hubungan Anemia Gizi Besi Terhadap Prestasi Belajar Anak Sekolah Di Daerah Endemik GAKI ID - bkpkkemkes481 ER -