<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Anak Usia Sekolah (6-12 Tahun) Di Indonesia</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given"></mods:namePart><mods:namePart type="family">Salimar</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Asri</mods:namePart><mods:namePart type="family">Sulistijowati</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given"></mods:namePart><mods:namePart type="family">Aditianti</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Djoko</mods:namePart><mods:namePart type="family">Kartono</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Latar Belakang: Keberhasilan pembangunan nasional suatu bangsa ditentukan oleh ketersediaan sumberdaya manusia (SDM) yang berkualitas. Anak usia sekolah adalah generasi penerus bangsa, kualitas bangsa di masa depan ditentukan oleh kualitas anak-anak saat ini. Kekurangan pangan dan gizi dapat merusak kualitas SDM. Hasil Riskesdas 2007 menunjukkan tingginya masalah gizi pada anak usia sekolah di Indonesia.     Tujuan: Analisis bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi (stunting) anak usia sekolah (6-12 tahun) di Indonesia. Manfaat Analisis: Hasil analisis ini diharapkan dapat memberikan informasi tentang kondisi status gizi (stunting) anak usia sekolah (6-12 tahun) dan jadi masukan pada pemerintah daerah dalam menentukan program perbaikan gizi pada usia sekolah.     Metode: Disain penelitian adalah cross sectional (potong lintang), dimana hanya menyoroti satu periode waktu. Sampel penelitian adalah semua anak berumur 6-12 tahun yang menjadi sampel Riskesdas 2010 yang memenuhi kiriteria inklusi. Analisis faktor untuk melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi (Stunting) pada anak usia sekolah digunakan regresi logistik dengan metode Enter.     Hasil: Hasil analisis multivariate, menunjukkan dari sembilan variable yang masuk dalam model, ada tiga variable yang berhubungan dengan status gizi (stunting) anak usia sekolah (6-12 tahun), yaitu besar keluarga, pekerjaan KK, pendidikan KK, dan pendidikan Ibu.     Kesimpulan: Faktor yang berhubungan dengan status gizi (stunting) anak usia sekolah (6-12 tahun) adalah besar keluarga, pekerjaan KK, pendidikan KK, dan pendidikan Ibu.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">QU 145-220 Nutrition. Vitamins</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2010</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi dan Makanan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Monograph</mods:genre></mods:mods>