%0 Journal Article %@ 0853-9987 %A Novianto, Fajar %A Zulkarnain, Zuraida %A Triyono, Agus %A Ardiyanto, Danang %A Fitriani, Ulfa %D 2020 %F bkpkkemkes:5019 %I Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan %J Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan %K jamu; kebugaran; khasiat; keamanan %N 1 %P 37-44 %R https://doi.org/10.22435/mpk.v30i1.2082 %T Pengaruh Formula Jamu Temulawak, Kunyit, dan Meniran terhadap Kebugaran Jasmani: Suatu Studi Klinik %U http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/5019/ %V 30 %X Kebugaran jasmani merupakan kemampuan seseorang menyelesaikan tugas sehari-hari tanpa mengalami kelelahan yang berarti. Komponen kebugaran jasmani terdiri dari komposisi tubuh, kelenturan otot, kekuatan otot, dan kebugaran kardiovaskular. Uji praklinis formula jamu temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.), kunyit (Curcuma longa L.), dan meniran (Phyllanthus niruri L.) dapat meningkatkan kebugaran hewan uji. Tujuan penelitian ini adalah menilai keamanan dan khasiat formula jamu temulawak, kunyit, dan meniran terhadap kebugaran jasmani. Metode penelitian berupa quasi experimental pre and post dengan pembanding plasebo yang melibatkan 201 subjek yang dibagi menjadi dua kelompok. Sebanyak 100 subjek kelompok I diberikan jamu sedangkan kelompok II sebanyak 101 subjek diberikan plasebo selama enam minggu. Evaluasi didasarkan atas parameter fungsi hati, ginjal, profil darah, dan komponen kebugaran. Hasil menunjukkan bahwa tidak terjadi perubahan bermakna (p≥0,05) pada fungsi hati, fungsi ginjal, profil darah, komposisi tubuh, kelenturan otot, dan kekuatan otot. Kebugaran kardiovaskular pada kelompok I mengalami peningkatan bermakna (p<0,05) dibanding kelompok II. Formula jamu temulawak, kunyit, dan meniran aman terhadap profil darah, hati dan ginjal serta dapat membantu meningkatkan kebugaran jasmani yaitu kebugaran kardiovaskular.