%0 Journal Article %@ 0853-9987 %A Handayani, Sri Wahyuni %A Prastowo, Dhian %A Boesri, Hasan %A Prihatin, Awal %A Susanti, Lulus %A Wardhani, Arumtyas Kusuma %A Susilo, Dewi %A Rosavika, Revi %A Oktsariyanti, Ary %A Ayuningrum, Fahmay Dwi %A Lasmiati, Lasmiati %D 2020 %F bkpkkemkes:5021 %I Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan %J Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan %K uji efikasi; nanoinsektisida perak tembakau; larva; Aedes aegypti; LC50,; LC90 %N 1 %P 55-64 %R https://doi.org/10.22435/mpk.v30i1.1925 %T Uji Efikasi Nanoinsektisida Komposisi Perak Tembakau (Nicotiana tabacum) terhadap Aedes aegypti %U http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/5021/ %V 30 %X Pengendalian vektor menggunakan insektisida kimiawi perlu disubstisusi karena berdampak buruk pada lingkungan dan menyebabkan resistensi di beberapa daerah, sehingga perlu untuk mendapatkan insektisida alternatif yang ramah lingkungan. Salah satu tanaman insektisida alam, adalah tembakau (Nicotiana tabacum). Kandungan kimia tembakau meliputi alkaloid, saponin, dan flavanoid. Nikotin termasuk senyawa alkaloid dalam tembakau merupakan racun syaraf dengan reaksi cepat serta dapat berfungsi sebagai racun kontak serangga. Namun, untuk menambah daya bunuhnya sebagai larvasida maka ukuran partikel alkaloid perlu dipecah contohnya dengan penambahan perak. Pemilihan perak sebagai pembentuk molekul nano, sedangkan pelarut yang digunakan yaitu akuades dan akuademineralisasi. Kedua pelarut yang digunakan merupakan pelarut standar yang mempunyai daya kelarutan tinggi dengan perbedaan kandungan mineral. Penelitian ini bertujuan untuk uji efikasi nanoinsektisida tembakau (Nicotiana tabacum) yang diformulasikan dengan perak sebagai sarana pengendalian Aedes aegypti stadium pradewasa. Penelitian dilaksanakan di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Vektor dan Reservoir Penyakit (B2P2VRP) dengan metode eksperimental murni. Hasil penelitian didapatkan LC50 1,153 ppm, LC90 1,719 ppm pada pelarut akuademineraliasi dan LC90 1,925 ppm pada pelarut akuades. LC50 1,641 ppm, LC90 10,741 ppm dan LC90 18,295 ppm pada pelarut akuademineralisasi. Pengukuran partikel nanoinsektisida daun tembakau diketahui berukuran 89,2 - 112,0 nm pada pelarut akuades dan 89,2 -112,0 nm pada pelarut akuademineralisasi 79,0 - 143,7nm.