relation: http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/5039/ title: Hubungan Antara Motivasi Kerja, Kepuasan Kerja dan Karakteristik Tenaga Kesehatan ASN terhadap Retensi Bekerja di Puskesmas: Analisis Data Risnakes 2017 creator: Nurlinawati, Iin creator: Andayasari, Lelly creator: Syachroni, Syachroni subject: W 1-28 Reference Works. General Works description: Masih terdapat kesenjangan kebutuhan tenaga kesehatan berdasarkan rasio jumlah penduduk Indonesia di tahun 2019. Salah satu rekomendasi kebijakan yang dikeluarkan oleh WHO menyebutkan bahwa perlu memaksimalkan retensi tenaga kesehatan di daerah perdesaan terutama yang kurang terlayani dengan pelayanan kesehatan. Selain itu juga sejalan dengan sasaran 3c pada SDG’s yakni meningkatkan pembiayaan kesehatan dan rekrutmen, pengembangan, pelatihan dan retensi tenaga kesehatan. Studi terdahulu menyatakan bahwa sistem pelayanan kesehatan di perdesaan dan daerah terpencil dapat terlaksana dengan baik apabila motivasi dan retensi tenaga kesehatan meningkat sehingga tidak terjadi lagi migrasi tenaga kesehatan. Studi lain menunjukkan bahwa peningkatkan insentif dan kepuasan kerja merupakan upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah retensi dokter di daerah. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan motivasi kerja, kepuasan kerja dan karakteristik tenaga kesehatan ASN terhadap retensi kerja di Puskesmas. Studi ini merupakan hasil analisis lanjut dari data Riset Tenaga Kesehatan (Risnakes) tahun 2017 dengan sampel adalah seluruh tenaga kesehatan di Puskesmas yang berstatus ASN. Data dianalisis secara univariat, bivariat dan multivariat untuk melihat faktor apa yang paling berpengaruh. Berdasarkan hasil penelitian terdapat hubungan yang bermakna antara umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, status pernikahan, lama bekerja di Puskesmas dan akses menuju tempat kerja, motivasi dan kepuasan kerja dengan retensi atau kebetahan tenaga kesehatan ASN untuk terus bekerja di Puskesmas (p<0,05). Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa mudahnya akses menuju tempat kerja merupakan faktor dominan yang berhubungan dengan retensi kerja (OR=1,928; 95%CI: 1,848-2,011). Diharapkan pemerintah daerah dapat memberikan kemudahan akses menuju tempat kerja bagi tenaga kesehatan yang bekerja di Puskesmas. Kebijakan pembangunan rumah dinas bagi tenaga kesehatan dapat menjadi satu solusi agar tenaga kesehatan betah bekerja di daerah. publisher: Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan date: 2020-06 type: Article type: PeerReviewed format: text language: en identifier: http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/5039/1/Hubungan%20Antara%20Motivasi%20Kerja%20Kepuasan%20Kerja%20dan%20Karakteristik%20Tenaga%20Kesehatan%20ASN%20terhadap%20Retensi%20Bekerja%20di%20Puskesmas%20Analisis%20Data%20Risnakes%202017.pdf identifier: Nurlinawati, Iin and Andayasari, Lelly and Syachroni, Syachroni (2020) Hubungan Antara Motivasi Kerja, Kepuasan Kerja dan Karakteristik Tenaga Kesehatan ASN terhadap Retensi Bekerja di Puskesmas: Analisis Data Risnakes 2017. Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 30 (2). pp. 97-108. ISSN 0853-9987 relation: https://doi.org/10.22435/mpk.v30i2.2674 relation: https://doi.org/10.22435/mpk.v30i2.2674 identifier: https://doi.org/10.22435/mpk.v30i2.2674