<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Dislipidemia pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis di RSUD Dr. Soetomo Surabaya</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Siti</mods:namePart><mods:namePart type="family">Rahmawati</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Jusak</mods:namePart><mods:namePart type="family">Nugraha</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Edhi</mods:namePart><mods:namePart type="family">Rianto</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Studi epidemiologi melaporkan bahwa pasien penyakit ginjal kronis memiliki risiko mortalitas akibat penyakit kardiovaskular yang lebih tinggi dibandingkan populasi umum. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa dislipidemia diduga turut berperan terhadap terjadinya atherosklerosis pada pasien penyakit ginjal kronis. Dislipidemia diketahui umum ditemukan pada populasi pasien penyakit ginjal kronis namun menunjukkan pola yang bervariasi pada berbagai populasi pasien penyakit ginjal kronis. Studi ini bertujuan untuk menganalisis profil lipid dan rasio lipid pada pasien penyakit ginjal kronis di RSUD Dr. Soetomo Surabaya periode 2016-2017. Studi cross-sectional ini dilakukan melalui pengamatan retrospektif terhadap catatan rekam medis pasien penyakit ginjal kronis di Poliklinik Ginjal-Hipertensi RSUD Dr. Soetomo Surabaya pada periode 2016-2017. Sebanyak 68 subjek penelitian dianalisis dalam penelitian ini. Sebagian besar subjek penelitian berjenis kelamin laki-laki (68%) dan nilai median usia pada subjek penelitian mencapai 54 tahun. Sebagian besar subjek penelitian memiliki penyakit ginjal kronis stadium 5 (70%). Peningkatan kadar kolesterol total dan trigliserida ditemukan pada sekitar 37% subjek penelitian. Sedangkan penurunan kadar HDL-kolesterol dan peningkatan kadar LDL-kolesterol serta non HDL-kolesterol ditemukan pada sekitar 60% subjek penelitian. Nilai rerata kadar kolesterol total, LDL-kolesterol, dan non HDL-kolesterol pada kelompok berjenis kelamin perempuan secara signifikan lebih tinggi berdasarkan perhitungan statistika (p0.05). Sebagian besar subjek penelitian diprediksi memiliki risiko untuk mengalami penyakit kardiovaskular berdasarkan perhitungan beberapa rasio lipid. Insiden dislipidemia pada studi populasi diketahui lebih tinggi dibandingkan populasi umum. Penurunan HDL-kolesterol, peningkatan LDL-kolesterol, dan non HDL-kolesterol merupakan bentuk dislipidemia yang paling umum ditemukan pada studi populasi.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">WJ 300-378 Kidney</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2021-03</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Article</mods:genre></mods:mods>