%0 Journal Article %@ 0125 – 9695 %A Trapsilowati, Wiwik %A Mulyono, Arief %A Indriyani, Siska %A Negari, K. Sekar %A Nugroho, Arief %A Joharina, Arum Sih %A Pujiyanti, Aryani %A Ristiyanto, Ristiyanto %A Kinansi, Revi Rosavika %F bkpkkemkes:5061 %I Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan %J Buletin Penelitian Kesehatan %K Leptospirosis, knowledge, behavior, environment, Pengetahuan, perilaku, lingkungan, leptospirosis. %N 1 %P 29-36 %R https://doi.org/10.22435/bpk.v49i1.4109 %T Pengetahuan dan Perilaku Masyarakat, Serta Kondisi Lingkungan Pada Peningkatan Kasus Leptospirosis di Wilayah Puskesmas Kesugihan II, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah %U http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/5061/ %V 49 %X Leptospirosis merupakan zoonosis dengan penyebaran yang luas, baik di Indonesia maupun secara global. Faktor risiko terkait dengan kejadian leptospirosis terutama faktor perilaku dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengetahuan, perilaku dan lingkungan wilayah tertular leptospirosis di Desa Karangkandri, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Rancangan penelitian ini adalah cross sectional dengan analisis secara deskriptif. Responden penelitian adalah warga yang bertempat tinggal di wilayah terjadi kasus leptospirosis. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dengan instrumen kuesioner terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang memiliki pengetahuan tentang leptospirosis kategori kurang sebesar 71,43%, kategori sedang sebesar 25,71% dan 2,86% kategori baik. Perilaku responden kategori kurang sebesar 85,71% dan sedang sebesar 14,29%, kategori baik tidak ada. Kondisi lingkungan kategori kurang 14,29% dan kategori sedang sebesar 85,71% tidak ada kategori baik. Antara pengetahuan dengan pendidikan terdapat hubungan yang signifikan (p<0,05), sedang pengetahuan dengan perilaku dan pengetahuan dengan lingkungan terdapat hubungan yang tidak signifikan (p>0,05).