TY - JOUR KW - demam berdarah dengue KW - jentik KW - aedes sp. PB - Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan JF - Buletin Penelitian Kesehatan N2 - karena angka kesakitannya yang berada di atas target Kementerian Kesehatan. Indikator penularan DBD diamati dengan keberadaan jentik Aedes sp, yang diukur dengan House Index (HI), Breteau Index (BI), Container Index (CI) dan Angka Bebas Jentik (ABJ). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai HI, BI, CI dan ABJ di Kabupaten Gunung Mas, Murung Raya dan Pulang Pisau sehingga pencegahan penularan DBD dapat dilakukan dengan tepat. Data yang dikumpulkan berupa jumlah jentik nyamuk Aedes sp. dari 100 rumah di pemukiman penduduk baik yang ada di dalam maupun di luar rumah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai HI di Kabupaten Gunung Mas, Murung Raya dan Pulang Pisau lebih tinggi dari standar WHO. Nilai BI di Gunung Mas dan Pulang Pisau ? 50. Nilai CI di ketiga kabupaten ?5%, yang artinya memiliki risiko tinggi terjadinya penularan DBD. Nilai ABJ di ketiga kabupaten di bawah standar yang ditetapkan Kementerian Kesehatan, yaitu dibawah 95%, yang artinya masih terjadi penyebaran DBD di ketiga wilayah tersebut. VL - 43 Y1 - 2020/06// UR - https://doi.org/10.22435/bpk.v48i2.2593 A1 - Widjajanti, Wening A1 - Rosavika Kinansi, Revi A1 - Setiyaningsih, Riyani ID - bkpkkemkes5088 EP - 90 TI - Kepadatan Jentik Aedes Sp . Vektor Penular Demam Berdarah Dengue di Tiga Kabupaten Provinsi Kalimantan Tengah THE DENSITY OF AEDES SP. AS DENGUE HEMORRHAGIC FEVER?S VECTOR IN THREE DISTRICT OF CENTRAL KALIMANTAN PROVINCE AV - public SP - 83 IS - 1 ER -