%0 Journal Article %A Yunita Suryaputri, Indri %A Ch Rosha, Bunga %A Anggraini Puspitasari, Dwi %A Widodo, Yekti %D 2020 %F bkpkkemkes:5134 %I Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan %J Buletin Penelitian Kesehatan %K tingkat pendidikan ibu, usia anak, skor IQ,maternal education level, child’s age, IQ score %N 3 %P 209-218 %R https://doi.org/10.22435/bpk.v48i3.3245 %T Determinan Kemampuan Kognitif Anak Usia 4-6 Tahun: Analisis Studi Kohor Tumbuh Kembang Anak di Bogor, Indonesia DETERMINANTS OF COGNITIVE ABILITY IN CHILDREN AGED 4-6 YEARS OLD: ANALYSIS FROM CHILD GROWTH AND DEVELOPMENT COHORT STUDY IN BOGOR, INDONESIA %U http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/5134/ %V 48 %X Periode anak usia dini merupakan fase kritis perkembangan kognitif yang dapat dipengaruhi oleh riwayat kesehatan anak dan latar belakang keluarga. Tujuan analisis ini ialah mengidentifikasi determinan skor Intelligence quotient (IQ) pada anak usia 4-6 tahun. Penelitian ini merupakan analisis data sekunder dari Studi Kohor Tumbuh dan Kembang Anak (SKTKA) yang dilakukan di Bogor Tengah, Bogor tahun 2016 dan 2018. Variabel terikat dalam analisis ini ialah usia anak, jenis kelamin anak, Berat Badan (BB) lahir, Panjang Badan (PB) Lahir, status gizi, konsumsi ASI eksklusif, jumlah anggota keluarga, usia, pendidikan serta pekerjaan ibu, pendidikan dan pekerjaan ayah. Sedangkan variabel bebas ialah kemampuan kognitif dengan luaran skor (skor IQ). Data yang dianalisis sebanyak 115 anak berusia 4-6 tahun. Analisa data menggunakan deskriptif, bivariat dan multivariat dengan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan faktor yang berhubungan dengan IQ anak adalah tingkat pendidikan ibu (OR 2,81: p=0,01) dan usia anak (OR 2,65:p=0,02). Skor IQ anak dalam penelitian ini terkait dengan tingkat pendidikan ibu dan usia anak. Akses pendidikan untuk perempuan sebagai calon ibu perlu terus didorong. Selain itu, stimulasi yang baik oleh keluarga dan lingkungan perlu lebih digiatkan, agar perkembangan anak lebih optimal.