<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Determinan Kemampuan Kognitif Anak Usia 4-6 Tahun: Analisis&#13;
Studi Kohor Tumbuh Kembang Anak di Bogor, Indonesia&#13;
&#13;
DETERMINANTS OF COGNITIVE ABILITY IN CHILDREN AGED 4-6 YEARS OLD:&#13;
ANALYSIS FROM CHILD GROWTH AND DEVELOPMENT COHORT STUDY IN BOGOR,&#13;
INDONESIA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Indri</mods:namePart><mods:namePart type="family">Yunita Suryaputri</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Bunga</mods:namePart><mods:namePart type="family">Ch Rosha</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Dwi</mods:namePart><mods:namePart type="family">Anggraini Puspitasari</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Yekti</mods:namePart><mods:namePart type="family">Widodo</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Periode anak usia dini merupakan fase kritis perkembangan kognitif yang dapat dipengaruhi oleh riwayat&#13;
kesehatan anak dan latar belakang keluarga. Tujuan analisis ini ialah mengidentifikasi determinan skor&#13;
Intelligence quotient (IQ) pada anak usia 4-6 tahun. Penelitian ini merupakan analisis data sekunder dari&#13;
Studi Kohor Tumbuh dan Kembang Anak (SKTKA) yang dilakukan di Bogor Tengah, Bogor tahun 2016&#13;
dan 2018. Variabel terikat dalam analisis ini ialah usia anak, jenis kelamin anak, Berat Badan (BB) lahir,&#13;
Panjang Badan (PB) Lahir, status gizi, konsumsi ASI eksklusif, jumlah anggota keluarga, usia, pendidikan&#13;
serta pekerjaan ibu, pendidikan dan pekerjaan ayah. Sedangkan variabel bebas ialah kemampuan kognitif&#13;
dengan luaran skor (skor IQ). Data yang dianalisis sebanyak 115 anak berusia 4-6 tahun. Analisa data&#13;
menggunakan deskriptif, bivariat dan multivariat dengan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan&#13;
faktor yang berhubungan dengan IQ anak adalah tingkat pendidikan ibu (OR 2,81: p=0,01) dan usia anak&#13;
(OR 2,65:p=0,02). Skor IQ anak dalam penelitian ini terkait dengan tingkat pendidikan ibu dan usia anak.&#13;
Akses pendidikan untuk perempuan sebagai calon ibu perlu terus didorong. Selain itu, stimulasi yang baik&#13;
oleh keluarga dan lingkungan perlu lebih digiatkan, agar perkembangan anak lebih optimal.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">WS 103-105 Growth and Development</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2020-09</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Article</mods:genre></mods:mods>