%0 Journal Article %A Mading, Majematang %A Wadu Willa, Ruben %D 2020 %F bkpkkemkes:5135 %I Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan %J Buletin Penelitian Kesehatan %K Persepsi beban kerja, tenaga kesehatan, Nagekeo. %N 3 %P 219-226 %R https://doi.org/10.22435/bpk.v48i3.3306 %T Persepsi Beban Kerja Tenaga Kesehatan Puskesmas di Kabupaten Nagekeo Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2019 PERCEPTION OF WORKLOAD AMONG HEALTH PERSONNEL IN THE HEALTH CENTERS OF NAGEKEO DISTRICT, EAST NUSA TENGGARA PROVINCE IN 2019 %U http://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/5135/ %V 48 %X Sumber daya manusia dalam bidang kesehatan merupakan faktor penting dalam pelayanan kesehatan yang bermutu dan komprehensif yang berperan dalam implementasi sistem kesehatan. Jumlah tenaga kesehatan yang terbatas dan rendahnya kompetensi menjadi hambatan tersendiri dalam pelaksanaan sistem kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah memberi gambaran tentang ketersediaan dan persepsi beban kerja yang dirasakan oleh tenaga kesehatan puskesmas di Kabupaten Nagekeo Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jenis penelitian adalah kualitatif yang melakukan wawancara dengan informan petugas pemegang program di tujuh puskesmas tahun 2019. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis tenaga yang ada di puskesmas meliputi dokter umum, dokter gigi, apoteker, asisten apoteker, perawat, perawat gigi, kesehatan masyarakat, tenaga gizi, bidan, analis dan sanitarian. Tenaga kesehatan di puskesmas masih terbatas dan terdapat 3 puskesmas yang belum memiliki dokter gigi dan asisten apoteker. Tenaga kesehatan diberi tugas pokok di dalam dan di luar gedung dan tugas tambahan sebagai tenaga administrasi. Tenaga kesehatan harus bekerja ekstra dengan mengatur waktu kerja dengan sebaik-baiknya antara waktu melayani pasien dan menyelesaikan tugas administrasi lainnya. Kesimpulan jumlah tenaga kesehatan di puskesmas di Kabupaten Nagekeo masih sangat terbatas dengan beban kerja yang cukup berat antara tugas pokok dan tugas tambahan.