<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Determinan Kejadian Diare pada Balita Berdasarkan Indikator Pilar&#13;
1, 2 dan 3 Program STBM di Wilayah Puskesmas Banjarangkan II,&#13;
Kabupaten Klungkung, Bali&#13;
&#13;
DETERMINANTS OF DIARRHEA BASED ON PILAR 1, 2 AND 3 INDICATORS OF STBM&#13;
PROGRAM IN THE CATCHMENT AREA OF BANJARANGKAN II PRIMARY HEALTH  CARE, KLUNGKUNG DISTRICT, BALI</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Ni</mods:namePart><mods:namePart type="family">Putu Rosmadewi</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Ni</mods:namePart><mods:namePart type="family">Made Utami Dwipayanti</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Ni</mods:namePart><mods:namePart type="family">Ketut S</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Kabupaten Klungkung. Program Sanitasi&#13;
Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan salah satu program yang bertujuan menurunkan kejadian&#13;
diare dengan mengubah perilaku sanitasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor&#13;
Aspek Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Pilar 1, 2 dan 3 terhadap kejadian diare pada balita di&#13;
wilayah Puskesmas Banjarangkan II di Kecamatan Banjarangkan Kabupaten Klungkung. Penelitian ini&#13;
merupakan penelitian analitik observasional dengan desain Case Control yang dilakukan terhadap 37 ibu&#13;
balita sebagai kasus dan 37 ibu balita sebagai kontrol. Informasi demografi, akses dan praktik terkait pilar&#13;
1,2,3 STBM dikumpulkan menggunakan kuisioner yang dikembangkan berdasarkan formulir verifikasi&#13;
STBM. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square dan regresi logistik. Aspek STBM pilar 1,2 dan 3&#13;
yang berhubungan bermakna terhadap kejadian diare pada balita di wilayah Puskesmas Banjarangkan II&#13;
yaitu kualitas sarana sanitasi jamban, kualitas sarana Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), dan kebiasaan mencuci tangan pakai sabun di 5 waktu kritis. Analisis regresi logistik menunjukkan determinan kejadian diare di wilayah studi adalah kualitas sarana jamban (AOR= 12.08), kualitas sarana CTPS (AOR= 9,43)&#13;
dan kebiasaan mencuci tangan pakai sabun sebelum mengurus dan memberi makan balita(AOR= 9,88).&#13;
Penekanan terhadap kualitas sarana sanitasi dan CTPS, serta perilaku CTPS di 5 waktu kritis selain setelah&#13;
BAB sangat perlu dilakukan dalam program lebih lanjut.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">WS 103-105 Growth and Development</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2020-12</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:genre>Article</mods:genre></mods:mods>